Natal di Betlehem
Ada Pesan Kuat di Balik Patung Natal Betlehem
Gua Keluarga Kudus adalah patung yang menggambarkan tablo yang mengerikan: versi gua kelahiran tradisional yang dibom, yang secara tradisional diyakin
Atap gua adalah peta geografis Gaza.
Bentuknya, bersama dengan gambaran ledakan, membentuk sebuah bintang, terinspirasi dari Bintang Betlehem yang menuntun orang Majus menuju kelahiran Yesus.
Baca juga: Pendeta di Bethlehem: Jika Kristus Dilahirkan Hari Ini, Dia akan Lahir di Bawah Reruntuhan
Ini menyampaikan pesan harapan.
"Adegan tersebut tidak dapat sepenuhnya menggambarkan kehancuran besar dan genosida sistematis terhadap rakyat Palestina yang dilakukan oleh pendudukan Israel. Apa yang dialami Palestina saat ini mengingatkan kita pada masa-masa kolonialisme, dengan seluruh sekutunya sepanjang zaman dan berbagai zaman sejarah," ujarSang seniman, Tarek Salsaa dilansir dari Al Jazeera.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Purbakala Otoritas Palestina, Rula Maayaa mengatakan, Natal tahun ini yang tersulit dan menantang.
“Natal tahun ini semakin dekat, dan kita mendapati diri kita hidup dalam keadaan yang paling menantang dan sulit, sebagai akibat dari apa yang dialami oleh rakyat kita di Jalur Gaza yang terkepung dan di semua kota, desa, dan kamp-kamp di Tepi Barat dan Yerusalem akibat serangan Israel. Agresi berkelanjutan Israel terhadap rakyat kami," kata Rula.
“Saat kami meluncurkan inisiatif simbolis ini di Betlehem… masyarakat kami yakin bahwa pesan Natal, yang dikirimkan oleh pembawa pesan perdamaian, akan menang atas ketidakadilan dan tirani,” kata Maayaa.
Kami terus-menerus berduka, terutama pada hari-hari berkabung bagi para martir, kata Pastor Ibrahim Feltz, wakil penjaga Tanah Suci. “Kami belum pernah menyaksikan pemandangan seperti itu di alun-alun, dan kami belum pernah melihat kota ini dalam kondisi seperti ini. Betlehem belum pernah sesedih ini sebelumnya.”.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/26122023-Betlehem.jpg)