Nataru di Ambon

Jelang Nataru, Pedagang Air Sageru Musiman Berjejer di Batu Meja – Ambon

Diketahui, Air Sageru biasanya dipakai sebagai bahan pelengkap pembuatan kue basah. Seperti Bluder Sageru, kue Zebra, Embekuk, dan juga roti.

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Jenderal Louis
NATARU: Sejumlah pedagang Air Sageru di kawasan Batu Meja, jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (21/12/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Menjelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2924 (Nataru), para pedagang Air Sageru mulai berjejer di kawasan Batu Meja, tepatnya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (21/12/2023).

Diketahui, Air Sageru biasanya dipakai sebagai bahan pelengkap pembuatan kue basah.

Seperti Bluder Sageru, kue Zebra, Embekuk, dan juga roti.

Pantauan TribunAmbon.com sekitar pukul 13.00 WIT di lokasi, terlihat sejumlah pedagang yang didominasi ibu-ibu menata Air Sageru di atas meja kecil.

Air Sageru dikemas dalam wadah botol plastik bekas kemasan air mineral.

“Mari kaka air sageru, air sageru,” begitu sahut para penjual seraya mempromosikan air sageru kepada para pengendara yang melintas.

Tampak beberapa pengendara roda dua menepi untuk membeli 3 hingga 5 botol Air Sageru.

Baca juga: Perayaan Nataru dan Masa Kampanye Pemilu 2024 Bersamaan, Ribuan Pasukan Siap Pengamanan

Botol kecil berukuran 600 ml dipasarkan dengan harga Rp. 15 ribu, sementara botol berukuran 1,5 liter dijual seharga Rp. 35 ribu.

“Botol kecil Rp. 15 ribu, kalau yang besar Rp. 35 ribu,” kata salah seorang pedagang, Ety Tamtelahitu kepada TribunAmbon.com, Kamis (21/12/2023).

Lanjutnya, mereka berjualan sejak subuh pukul 06.00 WIT hingga malam pukul 20.00 WIT.

Semangat itu dilakukan demi meraup cuan yang datang setahun sekali.

“Kami berjualan biasa dari pagi-pagi sekali sekitar jam 6 sudah ada, kadang kalau stok sudah habis ya bisa langsung pulang. Tapi kadang bisa sampai malam juga,” tuturnya.

Melalui berjualan Air Sageru, dirinya meraup keuntungan berkisar Rp. 200 ribu per hari.

“Mama biasa bawa 70 liter, ini sisa sedikit saja lalu habis. Satu hari bisa untung sekitar Rp 200 ribu, kalau tanggal 22 sampai 24 itu pasti lebih ramai jadi bisa untung lebih lagi,” tandasnya.

Adapun, para pedagang Air Sageru hanya berjualan sampai tanggal 31 Desember 2023 saja.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved