Kamis, 16 April 2026

Maluku Hari Ini

Perayaan Nataru dan Masa Kampanye Pemilu 2024 Bersamaan, Ribuan Pasukan Siap Pengamanan

Mengingat, momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya Marasabessy
NATARU: Apel gelar pasukan untuk amankan perayaan Nataru di Kota Ambon, Kamis (21/12/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ribuan pasukan gabungan dari TNI/Polri maupun pemerintahan siap amankan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Kota Ambon.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim dalam amanatnya selaku inspektur upacara mengatakan, apel gelar pasukan pengamanan operasi lilin salawaku merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi.

“Ini agar seluruh kegiatan pengamanan perayaan Nataru dapat berjalan dengan optimal,” kata Driyano di Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (21/12/2023).

Dikatakan, ini menjadi tugas rutin yang harus dipastikan berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.

Mengingat, momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

Baca juga: 1.250 Personel Diterjunkan PLN UIW MMU tuk Amankan Sistem Kelistrikan selama Nataru

Apalagi lanjutnya, perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi.

“Ini juga sebagaimana penekanan Bapak Presiden Joko Widodo bahwa Natal dan tahun baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan, utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok,” ungkapnya.

Dijelaskan, operasi lilin 2023 bakal berlangsung selama 12 hari mulai 22 Desembee 2023 hingga 2 Januari 2024.

Operasi ini melibatkan 129.923 personel yang terdiri dari TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya yang ditempatkan pada 1.668 pos pengamanan, 670 pos pelayanan, dan 113 pos terpadu untuk menjamin keamanan 49.676 objek pengamanan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved