Selasa, 2 Juni 2026

Dikukuhkan Secara Adat, Abraham Tuanakotta Resmi Jadi Raja Negeri Hulaliu

Abraham Tuanakotta resmi menjadi Upu Pati Lounusa atau Raja Negeri Hulalui, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (23/11/2023).

Tayang:
Tanita
Abraham Tuanakotta resmi menjadi Upu Pati Lounusa atau Raja Negeri Hulalui, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (23/11/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Abraham Tuanakotta resmi menjadi Upu Pati Lounusa atau Raja Negeri Hulalui, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (23/11/2023).

Prosesi pengukuhan secara adat berlangsung di Asari Lounusa (Baileo Negeri Hulaliu), dan disaksikan langsung oleh Para Raja dari Silatupati, Hatuhaha.

Serta Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur Watubun, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Asiz Sangkala, Yopi Izaack, Kadisnaker Maluku Tengah Mezak Soakakone, Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon Jafry Taihuttu.

Serta rombongan 9 Negeri yang merupakan Gandong dari Hulaliu dan masyarakat setempat.

Prosesi dimulai dengan pengantaran atribut pengukuhan raja yang dibawa masuk ke Asari Lounussa.

Atribut pengukuhan berupa tali pinggang, tongkat dan topi Raja.

Abraham Tuanakotta resmi menjadi Upu Pati Lounusa
Abraham Tuanakotta resmi menjadi Upu Pati Lounusa (Tanita)

Dalam proses masuk ke Asari Lounussa dipimpin oleh Yance Siahaya selaku Tua Adat.

Setelah pengantaran atribut dilanjutkan dengan menjemput Abraham Tuanakotta dari rumah kediaman oleh Kepala Soa Taihuttu, Kepala Soa Noya dan Kepala Soa Siahaya.

Prosesi ini diiringi tari Cakalele.

Setibanya di dalam Asari Lounusa maka proses pengukuhan.

Proses pengukuhan dimulai dengan pengangkatan sumpah oleh Abraham yang dipimpin oleh Yakobis Noya selaku Ketua Saniri Negeri.

Selanjutnya, pemberian dan pemasangan atribut Pengukuhan kepada Raja.

Dimana pemasangan topi Raja oleh Kepala Soa Noya, Christian J. Noya, selanjutnya pemberian ikat pinggang dari Kepala Soa Siahaya, Yopi Siahaya dan terakhir pemberian tongkat dari Kepala Soa Taihuttu, Yohannis Taihuttu.

Tak hanya Raja, sang Isteri Yohana Laisina juga dikukuhkan menjadi Ina Sourisa.

Sementara itu, Penjabat Bupati Maluku Tengah yang diwakili Kadisnaker Maluku Tengah Mezak Soakakone mengatakan pengukuhan ini menjadi wujud Pelestarian tatanan Adat dalam menghadirkan figur seorang pemimpin di negeri Hulaliu.

Sekaligus mendudukan eksistensi Negeri Hulaliu sebagai salah satu negara Adat di Kabupaten Maluku Tengah.

"Melalui momentum yang berharga ini patut saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pemerintah negeri dan seluruh masyarakat, negeri Hulalui karena kecintaan dan kepedulian masyarakat yang dilakukan melalui tradisi pengukuhan adat kepala pemerintahan Negeri Hulaliu dengan gelar Upupati Lounussa adalah
Merupakan suatu prosesi identitas tradisional dalam upaya untuk melestarikan tradisi adat dan hukum adat yang berlaku di negeri ini," ungkapnya.

Untuk itu dia berharap, Raja yang baru ini dapat terus menjaga warisan Adat dalam pemerintahan lokal agar dapat berfungsi, merawat identitas adat dan sosial budaya di Negeri.

Serta melahirkan anak-anak negeri yang memahami dan menghargai sejarah asal usul dan adat istiadat yang masih hidup dan diakui oleh negara.

"Melalui momentum yang berbahagia ini saya berharap agar masyarakat adat Negeri Hulaliu, terus menjaga dan melestarikan Warisan Leluhur dan tradisi Adat yang ada di negeri ini demi mencapai keharmonisan, kearifan lokal kedamaian dan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved