Sabtu, 11 April 2026

Info Daerah

Sekilas Thaher Hanubun: Pembangunan itu Dimulai dari Kei Besar

Tepat lima tahun sudah kepemimpinannya bersama Petrus Beruatawarin sebagai Wakil Bupati; terhitung 31 Oktober 2018 setelah dilantik Gubernur Maluku, S

Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com / Megarivera Renyaan
Akhir Jabatan Bupati Maluku Thaher Hanubun: Nampak Seorang ASN menangis sambil memeluk Bupati Malra, Selasa (31/10/2023) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

MALRA, TRIBUNAMBON.COM – Hari ini, Selasa (31/10/2023) Thaher Hanubun mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Tepat lima tahun sudah kepemimpinannya bersama Petrus Beruatawarin sebagai Wakil Bupati; terhitung 31 Oktober 2018 setelah dilantik Gubernur Maluku, Said Assagaf.

Pertemuan akbar di Stadion Maren Langgur Selasa pagi jadi moment puncak kebersamaannya dengan segenap aparatur sipil negara yang membantunya mewujudkan misi dan cita pembangunan.

Air mata hingga tangis tak terbendung saat bupati menghampiri dan menyalami satu persatu pegawai di barisan depan.

Tidak sedikit pegawai yang sontak berlari menghampiri Bupati yang dikenal ramah itu.

Stadion yang menjadi markas Persemalra Tual itu pun seketika berubah haru biru.

Thaher Hanubun, namanya mencuat belakang ini, namun tidak banyak referensi terkait sepak terjang perpolitikan.

Informasi dihimpun, Thaher Hanubun tiga kali berkontestasi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun
Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun (TribunAmbon.com/ Megarivera Renyaan)

Baca juga: Resmi! Jasmono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Malra, Renuat Pimpin Kota Tual

Baca juga: Air Mata di Akhir Jabatan Bupati Thaher Hanubun

Tak surut semangat, Pilkada 2018, Hanubun meminang mantan sekertaris daerah dua periode Petrus Beruatawarin sebagai Wakil Bupati.

MTH-PB demikian akronim yang dipilih kala itu.

Dengan selisih suara tipis MTH-PB berhasil menyalip pasangan Anggelus Renjaan dan Hamzah Rahayaan atau AMANAH, serta pasangan Esebius Utha Safsafubun dan Abdurrahman Matdoan atau UTAMA.

Dan terhitung sejak 31 Oktober 2018 dilantik resmi Gubernur Maluku menahkodai Kabupaten Maluku Tenggara.

Membangun dimulai dari Kei Besar jadi jargon politik yagn dibuktikannya dalam program dan kerja pemerintahan.

Infrastruktur perhubungan, kelistrikan hingga akses internet perlahan menjangkau di berbagai titik.

Sebelumnya, pria kelahiran kelahiran Danar, Maluku Tenggara, pada 3 Agustus 1958 itu pernah menjadi Anggota DPRD provinsi Maluku dari Partai Amanat Nasional (2013).

Hanubun saat itu menjadi anggota Komisi IV membidangi pendidikan dan kesehatan.

Bidang yang serupa latarbelakangnya sebagai seorang mantan guru salah satu SMA di Jakarta. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved