Kesehatan
20 Oktober Diperingati sebagai Hari Osteoporosis Sedunia
Penurunan kepadatan tulang ini terjadi karena ketidakseimbangan antara deposisi mineral dan penyerapan pada jaringan tulang.
Pada tahun 1990-an, World Health Organization (WHO) dan United Nations atau PBB ikut mensponsori Hari Osteoporosis Sedunia dengan IOF.
Sejak saat itu, IOF telah menjadi garda terdepan dalam mensponsori berbagai acara peningkatan kesadaran di seluruh dunia.
Cara Memperingati Hari Osteoporosis Sedunia
1. Mengenakan Pakaian Putih
Mengenakan pakaian serba putih untuk memperingati Hari Osteoporosis Sedunia dapat menarik perhatian orang lain. Selain itu, kamu juga dapat memulai percakapan tentang kesehatan tulang.
2. Menjaga Kesehatan
Kamu dapat melakukan tes kepadatan tulang untuk mengetahui faktor risiko osteoporosis. Tidak hanya itu, kamu juga dapat mengamati pola makan, asupan vitamin, dan rutinitas olahraga untuk menjaga kekuatan tulang.
Baca juga: Bisa Jadi Pengganti Nasi, Sagu Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh
3. Sebarkan Kesadaran
Membagikan informasi tentang osteoporosis melalui media sosial atau percakapan pribadi kepada orang di sekitarmu agar memahami risiko osteoporosis dan cara menjalani hidup yang lebih sehat.
Pentingnya Hari Osteoporosis Sedunia
Hari Osteoporosis Sedunia dapat memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan osteoporosis, mengenali ancaman, dan mengambil tindakan preventif.
Tidak hanya itu, Hari Osteoporosis Sedunia diharapkan dapat memberikan semangat untuk menjaga tulang agar tetap sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat dan melakukan rutinitas sehari-hari yang mendukung kepadatan tulang.
Bukan hanya pada Hari Osteoporosis Sedunia, tetapi juga sepanjang tahun.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/20102023-Hari-Osteoporosis-Sedunia.jpg)