Global
AS Pindahkan Kapal Perang Lebih Dekat ke Israel setelah Serangan Hamas
Ini menyusul serangan Hamas di Israel selatan, yang oleh Presiden Biden disebut sebagai “serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengerikan”
TRIBUNAMBON.COM - AS mengatakan pihaknya memindahkan kapal induk, kapal dan jet ke Mediterania Timur.
Adapun negara-negara yang berada pada lingkup Mediterania Timur adalah: Israel, Lebanon, Mesir, Palestina, Siprus, Suriah, Turki Yunani.
Dilansir dari BBC.com, Senin (9/10/2023), AS juga akan memberi Israel peralatan dan amunisi tambahan.
Ini menyusul serangan Hamas di Israel selatan, yang oleh Presiden Biden disebut sebagai “serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengerikan”.
AS juga berupaya memverifikasi laporan bahwa warganya termasuk di antara mereka yang terbunuh dan ditawan, kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken.
Israel mengatakan lebih dari 700 orang telah terbunuh dan 100 orang diculik.
Di Gaza, lebih dari 400 orang tewas akibat serangan udara balasan Israel, menurut pejabat Palestina.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan kapal induk USS Gerald R. Ford, sebuah kapal penjelajah rudal dan empat kapal perusak rudal sedang menuju ke wilayah tersebut. Jet tempur AS juga akan dikirim.
Bantuan militer lebih lanjut ke Israel akan dikirim dalam beberapa hari mendatang, kata Gedung Putih, seraya menambahkan bahwa AS berupaya memastikan bahwa musuh-musuh Israel tidak akan mencoba mengambil keuntungan dari situasi ini.
Presiden Iran Ebrahim Raisi telah menyatakan dukungannya terhadap serangan Hamas, dan mengatakan bahwa Israel perlu dimintai pertanggungjawaban karena membahayakan wilayah tersebut.
Hamas mengatakan bantuan dari Iran membantunya melancarkan serangannya, yang melibatkan roket, drone, dan militan yang menggunakan paralayang dan menyebabkan ratusan pejuang menerobos benteng perbatasan Israel di sekitar Jalur Gaza.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan AS belum melihat bukti keterlibatan langsung Iran, namun Iran telah membantu kelompok yang berbasis di Gaza selama bertahun-tahun.
Baca juga: Hamas Gencarkan Serangan Besar-besaran Kejutkan Israel
“Hamas tidak akan menjadi Hamas tanpa dukungan yang diperolehnya selama bertahun-tahun dari Iran. Kami belum melihat bukti langsung bahwa Iran berada di balik atau terlibat dalam serangan ini. Namun dukungan selama bertahun-tahun sudah jelas,” katanya.
Pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, Iran membantah terlibat dalam serangan terhadap Israel, Reuters melaporkan.
Blinken juga mengatakan para pejabat sedang mempelajari laporan bahwa warga AS terjebak dalam serangan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/192021-joe-biden.jpg)