Penyekapan Pekerja Karaoke
Berhasil Kabur, Puluhan Pekerja Karoke Laporkan TPPO di Kepulauan Aru
Langkah itu ditempuh usai mereka berhasil kabur dari sekapan dengan membuka pintu balkon yang digembok menggunakan tang.
Penulis: Rahmat Tutupoho | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Rahmat Tutupoho
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 27 wanita yang bekerja di Karoke Paradise mendatangi Mapolres Kepulauan Aru untuk melaporkan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Langkah itu ditempuh usai mereka berhasil kabur dari sekapan dengan membuka pintu balkon yang digembok menggunakan tang.
“Iya, usai membuka balkon yang digembok, 27 wanita berhasil kabur setelah disekap pemilik karoke dan mendatangi Mapolres untuk melaporkan dugaan TPPO,” kata Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Dwi Bachtiar Rivai melalui keterangan tertulis yang diterima TribunAmbon.com, Kamis (5/10/2023).
Dijelaskan cara mereka kabur; usai membuka pintu balkon, mereka mengambil lima buah kain sprei yang diikat ujungnya kemudian turun dari ketinggian kurang lebih 3-4 meter.
Kata dia, pekerja berinisial E membuka pintu balkon, F mengambil kain sprei, dan P turun duluan diteruskan yang lainnya.
Baca juga: Rapat Senat Penetapan Calon Rektor Unpatti, Leiwakabessy Raih Suara Terbanyak
Baca juga: Gaji 6 Bulan Tak Dibayar, Cleaning Service Ngamuk dan Buang Sampah Halaman RSUD Piru
"Setelah sprei diikat, P turun duluan dan diikuti secara berurutan sampai semuanya menempati lantai 2 bangunan," tuturnya.
Ia menjelaskan, P dan E langsung keluar mencari mobil di depan jalan sekaligus meminta pertolongan untuk diantarkan ke Mapolres.
Sesuai keterangan saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), para pekerja mengaku masih ada 3 rekan lainnya yang disekap di villa samping mess.
“Mobil bolak-balik sebanyak 3 kali untuk mengangkut para pekerja. Hasil olah TKP, mereka mengaku masih ada 3 orang yang disekap. Penyidik bertindak dan ternyata benar. Jadi totalnya 30 pekerja,” pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.