Global

Banjir Korea Selatan: 13 Jenazah Ditemukan dari Terowongan Banjir

Diketahui ada Sabtu (15/7/2023) malam, seperti yang dilansir dari BBC.com, air banjir dari tepian sungai yang meluap mengalir ke underpass, dengan cep

Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Tangkapan layar EPA
Sebanyak 13 jenazah ditemukan di terowongan banjir di Kota Cheongju, Korea Selatan tengah. 

SEOUL, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 13 jenazah ditemukan di terowongan banjir di Kota Cheongju, Korea Selatan tengah.

Tim penyelamat menjangkau orang-orang yang terjebak di terowongan tersebut saat banjir melanda Korea Selatan.

Diketahui ada Sabtu (15/7/2023) malam, seperti yang dilansir dari BBC.com, air banjir dari tepian sungai yang meluap mengalir ke underpass, dengan cepat menjebak orang-orang di mobil mereka dan penumpang di dalam bus.

Pejabat belum mengungkapkan berapa banyak yang terjebak di terowongan sepanjang 685m (2.247 kaki), tetapi mengatakan ada 15 kendaraan.

Sedikitnya 39 orang tewas akibat hujan lebat dalam sepekan terakhir.

Korea Selatan dilanda curah hujan ekstrem yang menyebabkan banjir, tanah longsor, dan pemadaman listrik.

Hingga Senin (17/7/2023) pagi, setidaknya sembilan orang masih hilang setelah banjir akhir pekan, kata pihak berwenang.

Di pinggiran Osong, di mana terowongan banjir, beberapa mayat ditemukan dari dalam bus. Sembilan orang yang selamat diselamatkan pada Sabtu.

Keluarga para korban mengatakan kematian itu mungkin dapat dicegah seandainya otoritas setempat merespons secara efektif.

Beberapa media lokal melaporkan bahwa beberapa jam sebelum tragedi tersebut, kantor pengendalian banjir sungai telah mengeluarkan peringatan tentang ketinggian air yang mengkhawatirkan, dan oleh karena itu lalu lintas di sekitar area terowongan harus dialihkan.

Sebagian besar korban jiwa lainnya berada di wilayah pegunungan Gyeongsang Utara, di mana tanah longsor menyapu seluruh rumah.

Hampir 300mm (11.8in) hujan dilaporkan turun di seluruh Korea Selatan pada hari Sabtu.

Baca juga: Korea Selatan Harus Penuhi Syarat Ini jika Ingin Produknya Masuk Indonesia, Termasuk Kimchi

Negara ini biasanya melihat 1.000 mm (39,4 inci) hingga 1.800 mm (70,9 inci) setahun, menurut Asosiasi Meteorologi Korea - meskipun sebagian besar jatuh selama bulan-bulan musim panas.

Gambar udara dari daerah yang terkena banjir menunjukkan lumpur coklat dan air banjir yang begitu dalam, hanya bagian atas atap yang terlihat mencuat.

Ribuan orang terkena dampak perintah evakuasi yang dikeluarkan oleh berbagai pemerintah daerah dan Perdana Menteri Han Duck-soo telah meminta militer untuk membantu upaya penyelamatan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved