Selasa, 12 Mei 2026

Bahaya Rabies dan Proses Penularannya, Ini Hewan-hewan yang Bisa Menularkan

Tak hanya melalui anjing, hewan-hewan lain ternyata juga bisa berpotensi menularkan.

Tayang:
Editor: Fitriana Andriyani
dunedinamc.com
Rabies biasanya ditularkan melalui gigitan hewan yang terkena virus rabies. Virus rabies umumnya menginfeksi sistem saraf pusat mamalia. 

TRIBUNAMBON.COM - Kenali bahaya rabies dan proses penularannya! Tak hanya melalui anjing, hewan-hewan lain ternyata juga bisa berpotensi menularkan.

Rabies merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh sebuah virus berbahaya.

Mengutip dari cdc.gov, rabies ini bisa sangat berbahaya jika dibiarkan begitu saja dan tidak segera ditangani.

Rabies biasanya ditularkan melalui gigitan hewan yang terkena virus rabies.

Virus rabies umumnya menginfeksi sistem saraf pusat mamalia.

Hal ini bisa mengakibatkan penyakit di otak hingga kematian.

Rabies

Rabies biasanya terjadi pada hewan-hewan liar seperti kelelawar, rakun, sigung, rubah, hingga anjing.

Virus rabies ini dalam ordo Mononegavirales, virus dengan genom RNA beruntai negatif yang tidak tersegmentasi.

Baca juga: Maluku Masih Endemik Rabies, Bisa Berujung Kematian, Ini Cara Pencegahan Agar Tidak Berakibat Fatal

Menurut penjelasan secara ilmiah, kelompok virus ini memiliki bentuk peluru dan bisa menyebabkan adanya proses infeksi.

Tak hanya menyebar pada hewan liar, namun rabies juga bisa terjadi pada hewan peliharaan.

Manusia juga berpotensi terserang virus ini jika mengalami gigitan atau cakaran dari hewan rabies.

Virus rabies ini sangat berbahaya karena menginfeksi sistem saraf pusat.

Apabila seseorang tidak menerima perawatan medis secara tepat setelah potensi paparan rabies , virus tersebut dapat menyebabkan penyakit di otak, yang pada akhirnya mengakibatkan kematian. 

Namun Rabies juga dapat dicegah dengan aman, yaitu melalui vaksinasi dan perawatan yang tepat.

Baca juga: 400 Warga Ambon jadi Korban Gigitan Anjing Sepanjang 2022, Nendissa; Tidak Semua Tertular Rabies

Ciri-ciri Gejala Rabies

Demam

Sakit kepala

Mual

Muntah

Agitasi

Kecemasan

Kebingungan

Hiperaktif

Kesulitan menelan

Air liur berlebihan

Ketakutan yang ditimbulkan oleh upaya untuk minum cairan karena kesulitan menelan air

Ketakutan yang ditimbulkan oleh udara yang tertiup di wajah

Halusinasi

Insomnia

Kelumpuhan sebagian

Baca juga: 9 Gejala Rabies yang Perlu Diketahui, Segera Hubungi Dokter jika Digigit Anjing Rabies!

Cara Mencegah atau Menangani Virus Rabies Akibat Gigitan Hewan Rabies

- Segera jauhi atau tinggal hewan tersebut

- Kemudian segera cuci gigitan atau cakarannya menggunakan sabun dan air

- Lalu segera hubungi pihak medis

- Lakukan perawatan khusus

- Berikan vaksinasi pada hewan tersebut

- Kebiri hewan yang terkena rabies tersebut.

Penyebab dan Proses Penularan Virus Rabies

Hewan mamalia (binatang yang menyusui anaknya) dapat menyebarkan virus rabies

Virus menyebar melalui air liur hewan yang terinfeksi. 

Rabies dapat menyebar ketika air liur yang terinfeksi masuk ke luka terbuka atau selaput lendir, seperti mulut atau mata.

Hal ini terjadi jika hewan yang terinfeksi menjilat luka terbuka di kulit seseorang.

Berikut hewan-hewan yang berpotensi menularkan virus rabies:

Kucing

Sapi

Anjing

Musang

Kambing

Kuda

Kelelawar

Berang-berang

Coyote

Rubah

Monyet

Rakun

Sigung

 (Tribunnews.com/Oktavia WW)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rabies Bisa Fatal jika Tidak Segera Ditangani, Berikut Definisi, Gejala, hingga Cara Penanganannya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved