Maluku Terkini
Mendagri Akui Ekonomi Maluku Bertumbuh Namun Stunting Harus Diperhatikan
Pesan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat konferensi pers di Kantor Gubernur Maluku terkait Gerakan Pembangunan Terpadu
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail diingatkan untuk memperbaiki masalah stunting dan kemiskinan ekstrem di Provinsi Maluku.
Mengingat Masa Jabatan Murad Ismail sebagai Gubernur Maluku kurang dari setahun.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat konferensi pers di Kantor Gubernur Maluku terkait Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) 2023, Rabu (14/6/2023).
Tito mengatakan, pertumbuhan ekonomi mulai meningkat di Maluku.
Sayangnya, kemiskinan ekstrem dan stunting harus menjadi fokus Murad Ismail dan wakilnya, Barnabas Orno.
"Khusus tadi mengenai masa jabatan tadi kita pesan-pesan kira-kira bagian tadi yang sudah disampaikan kepada beliau beberapa yang perlu ada yang positif yang bagus pertumbuhan ekonomi sudah tercover baik di Maluku tapi mungkin perlu peningkatan program stunting dan kemiskinan ekstrem dan lain-lain ya," kata Tito Karnavian.
Baca juga: Bukan September atau Desember, Masa Jabatan Gubernur Maluku Murad Ismail Hingga April 2024
Tak hanya dua fokus itu, Persiapan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 juga harus dipersiapkan sebaik mungkin.
Persiapan Pemilu menjadi titipan dari Menteri Koordinator bidang Politik dan Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Mahmud MD.
"Tadi juga pemilu di pertengahan tahun depan dari Menkopolhukam, apa saja langkah yang harus dilakukan," tambanya.
Diketahui, angka prevalensi stunting di Maluku tahun 2022 turun menjadi 26,1 persen.
Sementara untuk kemiskinan, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat jumlah penduduk miskin di Provinsi Maluku pada September 2022 mencapai 296,66 ribu orang atau naik 6,09 ribu orang dibandingkan Maret 2022 yang berada pada angka 290,57 ribu orang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1462023-Tito.jpg)