Rabu, 27 Mei 2026

Infrastruktur Jalan di Ambon

Potret Jalan Rusak di Tanjakan Halong, Pengendara Harus Waspada!

Jalan di depan jembatan Wai Lapu, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, kembali mengalami kerusakan, Selasa (16/5/2023).

Tayang:
TribunAmbon.com/ Jenderal Louis
Kerusakan jalan di tanjakan Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Selasa (16/5/2023). 

TRIBUNAMBON.COM - Jalan di depan jembatan Wai Lapu, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, kembali mengalami kerusakan, Selasa (16/5/2023).

Padahal jalan tersebut baru diperbaiki bersamaan dengan rampungnya perbaikan jembatan tersebut pada Desember 2022 lalu.

Pantauan TribunAmbon.com sekitar pukul 18.45 WIT dilokasi, terlihat kerusakan aspal berada di beberapa titik tak jauh dari jembatan Wai Lapu.

Kerusakan terparah berada di depan tempat pengisian mobil tangki air.

Nampak sekitar 20 meter jalan aspal yang mengalami kerusakan parah.

BERIKUT POTRETNYA

Kerusakan jalan di tanjakan Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Selasa (16/5/2023).
Kerusakan jalan di tanjakan Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Selasa (16/5/2023). (TribunAmbon.com/ Jenderal Louis)

Beberapa kendaraan yang melintas pun menurunkan laju kendaraan meski kerusakan jalan berada pada posisi menanjak.

Bahkan ada kendaraan roda dua yang melewati garis pembatas jalan untuk menghindari jalan berlubang itu.

Salah seorang pengendara roda dua, Arifin mengatakan jalanan rusak itu sangat membahayakan pengguna jalan.

"Jalan rusak begini paling bahaya, kita harus ekstra hati-hati ketika melintas," ucapnya.

Baca juga: Baru Diperbaiki 5 Bulan Lalu, Jalan Depan Jembatan Halong Rusak Lagi

Baca juga: Jalan Depan Jembatan Halong Rusak, Lantamal Ambon Buka Akses Bagi Kendaraan

Baca juga: Jembatan Halong Belum Rampung, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

Dirinya juga kecewa lantaran jalanan yang baru beberapa bulan mulus kini sudah kembali rusak.

"Ini kan baru diperbaiki, sekarang sudah rusak lagi. Mungkin disebabkan banyak mobil tangki air di sini bisa juga karena kualitas aspal kurang bagus," ungkapnya.

Arifin berharap agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan bahkan bisa saja menimbulkan kecelakaannya.

"Tolong bapak ibu pemerintah perhatikan hal ini, jalan ini harus diperbaiki jalan sampai menimbulkan kecelakaan bagi pengendara yang melintas," tutupnya.

Baca juga: Jalan Terputus, Warga Dusun Laala Sediakan Jasa Gotong Motor

Baca juga: Baru Diperbaiki 5 Bulan Lalu, Jalan Depan Jembatan Halong Rusak Lagi

Baca juga: KRONOLOGI Kebakaran di Jalan Pala Ambon: Mobil Sigra Tabrak Ruko, Picu Ledakan dan Kobaran Api

Baru Diperbaiki Kini Sudah Ada 28 Lubang Sepanjang Jalan Sultan Hasanudin - Ambon

Sebanyak 28 lubang jalan kembali menghantui para pengendara yang melintasi jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (15/5/2023).

Padahal jalan tersebut baru saja diperbaiki pada November 2022 lalu.

Pantauan TribunAmbon.com sekitar pukul 18.00 WIT di sepanjang ruas Jalan Sultan Hasanudin, terdapat sekitar 28 lubang kerusakan jalan raya.

Dari 28 lubang jalan, 10 diantaranya berukuran besar dengan diameter lebih dari 50 cm dan kedalaman sekitar 5 cm - 10 cm.

Sedangkan sisanya 18 lubang termasuk kategori kecil.

Nampak para pengendara roda dua mencoba menghindar dari lubang-lubang tersebut.

28 lubang sepanjang jalan Sultan Hasanudin, 2 lubang berukuran besar berada di depan Masjid Alim Pattimura, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (15/5/2023).
28 lubang sepanjang jalan Sultan Hasanudin, 2 lubang berukuran besar berada di depan Masjid Alim Pattimura, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (15/5/2023). (TribunAmbom.com / Jenderal Louis)

Bahkan, kerusakan jalan di kawasan depan Masjid Alim Pattimura seringkali membuat pengendara terperosok.

Alhasil, kondisi itu sangat membahayakan para pengendara.

"Jalan ini kan baru diperbaiki akhir tahun kemarin, sekarang sudah banyak titik kerusakan, sering pengendara motor terperosok di lubang jalan," ucap salah seorang warga, Anwar.

Dirinya hanya bisa berharap adanya perhatian serius dari pemerintah.

Bukan hanya memperbaiki jalan rusak saja namun memperbaiki saluran air yang menjadi penyebab kerusakan jalan.

"Ini jalan rusak juga disebabkan saluran air tersumbat, makanya kalau hujan sering air meluap, itu yang buat jalan aspal cepat rusak. Jadi kalau pemerintah mau perbaiki jalan harus perbaiki saluran air juga," ungkapnya.

(TribunAmbon.com/Jenderal Louis)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved