Menuju 2024
Dinyatakan Belum Lengkap, KPU Maluku Tengah Kembalikan Berkas Bacaleg Golkar
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Golkar Maluku Tengah yang digawangi Rudi Lailossa dan Hasan Alkatiri mengantar berkas
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - KPU Maluku Tengah mengembalikan berkas Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Partai Golkar Maluku Tengah.
Pantauan TribunAmbon.com di Kantor KPU setempat, Jumat (12/5/2023), Dewan Pengurus Daerah (DPD) Golkar Maluku Tengah yang digawangi Rudi Lailossa dan Hasan Alkatiri mengantar berkas fisik Bacaleg pukul 15.59 WIT dan diterima langsung Ketua dan seluruh Komisioner serta sekretaris KPU.
Setelah menerima berkas pencalegan pengurus DPD Golkar Maluku Tengah, Komisioner KPU melalui Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Jaliman Latuconsina melakukan pencocokan berkas fisik dengan berkas yang didaftarkan melalui Silon KPU.
Usai pencocokan, berkas tersebut dikembalikan lantaran masih ada berkas yang belum lengkap.
Mengenai hal ini, Ketua KPU Abdussamad Ningkeula menjelaskan, Partai Golkar Maluku Tengah diketahui belum menginput data ke aplikasi Silon KPU.
Baca juga: Djarot Singgung Murad Ismail Ikut Widya Pindah PAN: Supaya Kompak
Baca juga: Pilih Nyaleg, Rahman Nurlette Resmi Diberhentikan dari Jabatan Ketua Bawaslu SBB
Bahkan berkas yang dimasukan sore itu, merupakan hasil cetakan manual dan bukan cetakan dari hasil Silon.
"Kemudian kami bisa memastikan bahwa dokumen yang diserahkan itu tidak berasal dari hasil Silon. Bahkan yang dia usulkan adalah daftar model B pengusulan bakal calon," tutur Ningkeula.
Belum lagi kata dia, berkas yang diserahkan masih kurang dua berkas, salah satunya tidak ada SK persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai.
"Masih ada kekurangan dua berkas yakni daftar usulan calon sama SK persetujuan dari DPP. Kemudian setelah kami teliti lagi dokumen itu ternyata dokumen itu tidak dicetak dari hasil Silon, Dan partai Golkar belum selesai uplod dokumen ke Silon jadi dikerjakan secara manual, nah itu makannya kami kembalikan," jelas Ningkeula.
Diketahui, di hari ke-12 pendaftaran, baru dua partai yang mendaftar.
Masih tersisa 16 partai yang hingga kini belum mendaftar.
"Baru dua partai, PDIP dan NasDem, rencana hari ini PAN dan Demokrat juga hanya saja ini sudah tutup jadi kemungkinan besok baru bisa dilayani," tutup Ningkeula. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.