Selasa, 7 April 2026

Murad Dipecat PDIP

Murad Ismail dan Barnabas Orno Gagal Bangun Maluku

Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno gagal membangun Maluku.

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno (kiri) dan Gubernur Maluku Murad Ismail 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno gagal membangun Maluku.

Ketua Fraksi Golkas DPRD Provinsi Maluku, Anos Yermias mengatakan kegagalan Murad Orno itu terlihat dari 20 rekomendasi yang dikeluarkan Pansus LKPJ Gubernur Maluku tahun anggaran 2022.

"Kalau kita mendengar secara seksama 20 rekomendasi yang tadi itu membuktikan bahwa pemerintahan kali ini gagal alasannya ada bertolak dari hasil kerja pansus," kata Yermias saat Paripurna, Kamis (4/5/2023).

Kegagalan tersebut, diberbagai bidang seperti pendidikan, perhubungan, perindustrian dan perdagangan, dan lainnya.

Yermias mengatakan Sektor Pendidikan di Maluku semakin terpuruk baik dari SDM maupun Fasilitas Bangunannya.

"Tadi disoroti soal pendidikan sampai dengan hari ini saudara Kadis pendidikan masih dijabat oleh PLT, yang itu juga menjadi catatan dari ketua pansus, itu berarti bahwa banyak hari ini Maluku betul-betul terpuruk di bidang pendidikan selain sumber daya manusia kita makin hari makin terpuruk bangunannya pun di mana-mana makin hari makin rusak. Maka dapat kami sampaikan berarti kegagalan dari pemerintahan," tegasnya.

Baca juga: Kenapa PDIP Pecat Murad Ismail, 14 Hari Lalu Istrinya Jadi Caleg PAN

Baca juga: DPRD Rekomendasi 20 Poin LKPJ Gubernur Maluku: Singgung Dana SMI Rp 700 Miliar

Murad Orno juga gagal, tak bisa membuat RSUD dr M Haulussy Ambon lebih baik.

Tenaga kesehatan juga dipindahkan tak sesuai.

RS dr Haulussy adalah rumah sakit rujukan untuk covid 19 kenyataannya masih memprihatinkan dari tahun 2020 sampai hari ini juga belum. entah kapan sampai bisa bersaing dengan RSUP dengan rumah sakit swasta yang ada di Kota Ambon," tambahnya.

Selain itu, juga Pemerintah tak bisa mengendalikan inflasi di Maluku.

Sejumlah barang pokok melonjak naik menjelang hari raya.

"Berikutnya di bidang perdagangan dan industri banyak sekali dan banyak sekali kita apa Dan lalai akibat bahan pokok menjelang Idul Fitri naik drastis," imbuhnya.

Yermias berharap, sisa waktu Kepemimpinan Murad Orno ditingkatkan, agar Maluku setidaknya berkembang di kurun wakti 5 bulan sisa.

"Apakah di dinas terkait kurang SDM kalau kurang SdM. Apakah tidak ada yang lain. Itulah sebabnya lewat kesempatan ini perlu kami sampaikan kepada saudara wakil gubernur bahwa waktu saudara dan Gubernur tersisa 5 bulan lagi manfaatkan waktu ini untuk memenuhi atau organisasi dan apa yang telah dilakukan untuk kebaikan kita semua warga provinsi," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved