Selasa, 9 Juni 2026

Pemasangan Tiang Alif

Pemancangan Tiang Alif Masjid Al-Muhajirin Ory Berlangsung Sakral

Peresmian Masjid Al-Muhajirin Ory, Pulau Haruku, Maluku Tengah (Malteng) berlangsung sakral.

Tayang: | Diperbarui:
Mesya
Pemancangan tiang alif (robo huhui) Masjid Al-Muhajirin Ory, Pulau Haruku, Rabu (26/4/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemancangan tiang alif (robo huhui) sekaligus peresmian Masjid Al-Muhajirin Ory, Pulau Haruku, Maluku Tengah (Malteng) berlangsung sakral.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, tiang alif dibawa dari kediaman Imam Masjid Al-Muhajirin ke masjid oleh 99 ibu-ibu, empat anak putri negeri yang perwakilan dari masing-masing marga Tuasikal, Latuconsina, Salampessy, dan Tualeka.

Kedatangan tiang alif ini diiringi zikir dan salawat sepanjang jalan.

Sontak saat tiba di masjid, tangis warga pun pecah karena saking terlalu menjiwai kondisi yang terjadi.

ORY: Gubernur Maluku, Murad Ismail tanda tangan prasasti peresmian Masjid Al-Muhajirin Ory, Pulau Haruku, Rabu (26/4/2023).
ORY: Gubernur Maluku, Murad Ismail tanda tangan prasasti peresmian Masjid Al-Muhajirin Ory, Pulau Haruku, Rabu (26/4/2023). (TribunAmbon.com / Mesya Marasabessy)

Baca juga: Berpakaian Putih-putih, Ratusan Warga Ory Malteng Saksikan Pemasangan Tiang Alif Masjid Al-Muhajirin

Seluruh warga yang menyaksikan acara ini mengenakan pakaian putih-putih.

Laki-laki mengenakan baju putih, celana putih ditambah tutup kepala putih atau masyarakat setempat menyebutnya dengan kata Lahatale.

Sementara dari kalangan perempuan juga diwajibkan mengenakan kebaya putih.

Gubernur Maluku, Murad Ismail yang turut meresmikan Masjid Al-Muhajirin Ory.

Dalam sambutannya, ia mengatakan peresmian masjid ini, bukan hanya dijadikan sebagai tempat beribadah atau tempat berkumpul semata.

Namun, lebih dari itu dijadikan sebagai tempat pembinaan sikap perilaku dalam rangka meneguhkan iman, taqwa, dan akhlak.

“Mari memakmurkan masjid ini dengan menjalankan salat lima waktu secara berjamaah.” ajak Murad.

Gubernur juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Pulau Haruku, khususnya masyarakat Ory agar terus menjaga kemanan, dan kedamaian di negeri.

“Kalau ada persoalan harap diselesaikan dengan arif dan bijaksana dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh negeri setempat dan aparat keamanan serta jangan main hakim sendiri,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved