Paskah di Ambon
Deretan Tradisi Umat Kristen di Maluku Saat Paskah
Paskah diperingati sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus yang telah merelakan dirinya untuk menebus dosa umatnya. Di Maluku, perayaan Paskah disisipk
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Paskah merupakan merupakan momen penting bagi umat Kristen di seluruh dunia.
Paskah diperingati sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus yang telah merelakan dirinya untuk menebus dosa umatnya.
Di Maluku, perayaan Paskah disisipkan berbagai tradisi meriahkan perayaan Paskah.
Berikut, tradisi-tradisi yang dilakukan saat Umat Kristen di Maluku merayakan Paskah.
Baca juga: Jalan Salib Hiasi Perayaan Paskah SMTPI Petra Jemaat GPM Imanuel OSM
1. Jalan Salib dan Pawai Obor
Gereja-gereja di Maluku biasanya melakukan jalan salib beberapa saat sebelum perayaan Paskah.
Jalan salib dilakukan baik umat Kristen Protestan maupun Katolik.
Jalan Salib mengisahkan bagaimana Yesus mulai ditangkap, hingga disalibkan.
Biasanya, Jalan Salib akan diikuti dengan Pawai Obor yang dipegang oleh anak-anak Sekolah Minggu.
Saat teatrikal jalan salib, pemeran akan menyinggahi beberapa perhentian.
Tempat perhentian tersebut menjadi garis penting yang sering ditekankan dalam menjelang penyaliban Yesus.
Perhentian terakhir merupakan tempat Yesus disalibkan, mati hingga bangkit pada hari ketiga.
Sekaligus ibadah Paskah.
Baca juga: Perdana di Ramadan, Vespa Street Coffee Hadirkan Cita Rasa Kopi Asal Seram
2. Taman Paskah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pawai-obor-Paskah.jpg)