Breaking News:

Unik! Begini Cara Keluarga Sahupala dan Sanaky Bawa Hadiah Pernikahan di Masohi

Ada yang unik dalam acara resepsi pernikahan salah satu pasangan muda di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Salama Picalouhata
Adjeng
Rombongan keluarga Sahupala-Sanaky berpose bersama kedua mempelai di Kampung Timur, Kelurahan Lesane, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/1/2023). 

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Ada yang unik dalam acara resepsi pernikahan salah satu pasangan muda di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Kedua mempelai, yakni Fatma Sahupala dan Fadly Tamnge
yang baru saja melangsungkan Ijab dan Kabul pada Sabtu (14 /1/2023) pukul 10.00 WIT itu disuguhi aksi unik rombongan keluarga.

Rombongan keluarga itu terdiri dari dua Marga di Siri Sori Islam, Saparua Timur, Maluku Tengah, yaitu Sanaky dan Sahupala.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi resepsi, Jalan Mr. Latuharhary, Kampung Timur, Masohi, rombongan keluarga mempelai perempuan yang didominasi seragam berwarna biru navi dan abu-abu itu memasuki gapura puadi diiringi lagu DJ Trompet.

Aksi ini dipimpin salah seorang sesepuh yang menggunakan refree untuk mengatur kekompakan para rombongan.

Lengkap dengan kacamata hitam, mereka melambai ke arah tamu lainnya menggunakan hadiah yang dibawa.

Sejumlah peralatan dapur, mulai dari tutup saji, baskom, sapu, keset kaki, hingga keranjang sampah pun dibawa para rombongan keluarga ini.

Tradisi pernikahan samaku sahupala 18191919
Saat keluarga Sanaky dan Sahupala membawa hadiah pernikahan di Kampung Timur, Kelurahan Lesane, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/1/2023).

Uniknya, semua hadiah itu diberikan langsung ke mempelai tanpa dibungkus kado.

Mereka kemudian naik ke atas 'singgasana pengantin' sambil menyerahkan langsung pemberian tersebut.

Kedua mempelai pun dibuat sumringah melihat aksi mereka, dan seluruh tamu undangan lainnya ikut tertawa.

Keluarga mempelai perempuan, Muhammad Sanaky menuturkan, atraksi 'bawa hadiah pernikahan' itu sudah menjadi tradisi di keluarga besar mereka.

Belakangan atraksi itu ditunjukan dalam setiap acara resepsi pernikahan baik keluarga Sanaky maupun Sahupala.

Tidak ada arti khusus dalam hantaran itu, pihak keluarga hanya bersuka cita atas pernikahan sanak saudara.

"Ini sudah jadi tradisi ya di keluarga Sanaky dan Sahupala. Baik laki-laki atau perempuan yang menikah kita biasanya bawa buah tangan begitu," ucap Muhammad Sanaky saat diwawancarai TribunAmbon.com di lokasi.

Sementara itu, tamu undangan dalam acara resepsi itu mengaku terhibur dengan aksi keluarga Sanaky dan Sahupala.

"Saya baru pernah menemukan atraksi tadi dalam sebuah acara pernikahan, dan itu sangat menghibur ," ucap salah seorang tamu undangan, Adhe Slamet.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved