Maluku Terkini

Tak Kunjung Renovasi, Kondisi Pelabuhan Waai - Maluku Tengah Memperihatinkan

Sementara di bagian ruang tunggu hanya terdapat delapan bangku kayu, yang masing-masingnya muat tiga orang, sehingga hanya cukup untuk 24 orang.

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Jenderal
MALUKU: Pelabuhan Penyeberangan Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Selasa (10/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kondisi Pelabuhan Penyeberangan Waai di daerah administrasi Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku memperihatinkan.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi sekitar pukul 14.00 WIT, terlihat mulai dari jalan masuk yang sudah rusak dan berlubang.

Bagian gapura pelabuhan pun tak terurus, nampak kotor dan penuh karatan serta area parkiran yang ditumbuhi rerumputan liar.

Selain itu, di kantor penjualan tiket pun terlihat plafon yang sudah bolong.

Sementara di bagian ruang tunggu hanya terdapat delapan bangku kayu, yang masing-masingnya muat tiga orang, sehingga hanya cukup untuk 24 orang.

"Seperti inilah kondisi pelabuhan disini, butuh perbaikan agar warga yang menggunakan jasa penyeberangan ferry juga merasa nyaman," ucap salah seorang warga setempat, Maya Risambessy, kepada TribunAmbon.com, sore. Selasa (10/1/2023).

Sementara itu, Staf Balai Pengelola Transportasi Darat ( BPTD ) Wilayah XXIII Provinsi Maluku, Rizki Dwi mengatakan bahwa pengelolaan pelabuhan merupakan wewenang Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah.

Baca juga: Jadwal Kapal Ferry di Pelabuhan Penyeberang Waai Tujuan Umeputih-Nalahia-Masohi, Ada Tarif Baru

"Untuk pengelolaan pelabuhan ini ada dibawah dinas Perhubungan Maluku Tengah, jadi segala fasilitas untuk gedung, fasilitas dermaga dan lapangan penumpukan ini pengelolaannya di Dinas Perhubungan," ucapnya.

Dia menerangkan BPTD merupakan Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat

"Kalau BPTD ini dibawah Kementerian Perhubungan, tugas dan fungsinya untuk pengawasan dan keselamatan, jadi untuk pengelolaan itu tanggung jawab Dinas Perhubungan di daerah," tutupnya.

Diketahui, Pelabuhan Penyeberangan Waai melayani penyeberangan kapal ferry KMP. Samandar dengan rute Waai - Umeputih -Nalahai - Amahai dan KMP. Teluk Ambon dengan rute Waai - Kailolo.

KMP. Samandar bertolak dari Pelabuhan Penyeberangan Waai pada pukul 08.00 WIT sedangkan KMP. Teluk Ambon pada pukul 10.00 WIT setiap harinya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved