Selasa, 14 April 2026

Maluku Terkini

Perdana di Maluku, RSUP dr. J. Leimena Layani Intervensi Jantung Non Bedah

Direktur Utama RSUP dr. J. Leimena, drg. Saraswati, MPH mengemukakan, pelayanan ini dilaksanakan dengan dukungan dari Rumah Sakit Harapan Kita.

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Adjeng Hatalea
Dari kiri ke kanan - Direktur SDM, pendidikan dan penelitian, Dr. dr basuni Radi,Sp.JP(k), Direktur Utama RSUP dr. J. Leimena Ambon, (drg. Saraswati, MPH), Ketua Tim Pengampu Jejaring Kardiovaskuler, (Dr. dr. Hananto Andriantoro, Sp.JP(K), M.A.R.S.), Koordinator Sub Intervensi Kardiovaskuler RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta (Dr. dr. Doni Firman, Sp.JP(K). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Untuk pertama kalinya di Maluku, RSUP dr. J. Leimena melaksanakan pelayanan Percutaneus Coronary Intervention (PCI) atau Intervensi Jantung Non Bedah, Jumat (2/12/2022).

Direktur Utama RSUP dr. L Leimena, drg. Saraswati, MPH mengemukakan, pelayanan ini dilaksanakan dengan dukungan dari Rumah Sakit Harapan Kita.

“Ini pertama kalinya RSUP Dr. J. Leimena melakukan tindakan non infasif, atau orang awam lebih mengenalnya dengan pasang cincin di jantung, terutama kalau ada penyempitan-penyempitan. Namun, yang melakukan sebagian besar dari RS Harapan Kita. Karena kami memang diberingan pengampuan sejak tahun lalu oleh RS Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta,” ucap drg. Saraswati, MPH usai konfereni pers di RSUP dr.  J. Leimena, Jumat.

Pada pelaksanaan perdana ini, setidaknya enam pasien diberikan pelayanan Intervensi Jantung Non Bedah.

Kemudian akan dilanjutkan dengan dua pasien lainnya pada Sabtu (3/12/2022) besok.

Dia menambahkan, masyarakat juga tak perlu khawatir, sebab pihaknya juga dalam perencanaan untuk bekerja sama dengan BPSJ Kesehatan untuk bisa membantu pembiayaan layanan Intervensi Jantung Non Bedah di RSUP dr. J Leimena.

RSUP dr. J. Leimena
RSUP dr. J. Leimena (TribunAmbon.com/ Fandi Wattimena)

“Kami juga bekerja sama dengan BPJS untuk men-cover pembiayaan bagi pasien dengan tindakan pemasangan cincin jantung ini. Saat ini masih semuanya ditanggung oleh Kemenkes RI, dan tim dari RS Harapan Kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), Pendidikan dan Penelitian RS Harapan Kita, Dr. dr Basuni Radi, Sp. JP(K) menerangkan, pihaknya diberikan tugas dari Kemenkes RI untuk bisa mengampu jejaring layanan kardiovaskular bagi seluruh RS di Indonesia, termasuk RSUP dr. J. Leimena.

“Tujuannya adalah bagaimana supayakardiovaskular itu mampu dilaksanakan di semua tempat di Indonesia dan bisa dimanfaatkan layanannya oleh seluruh masyarakat,” ucap Dr. dr Basuni Radi, Sp. JP(K).

Baca juga: RSUP Leimena jadi Pelanggan Premium, PLN Buatkan 2 Jaringan Listrik

Baca juga: Ohara Sushi di Kota Ambon, Rasa dan Tongkrongan Bikin Betah

Selama ini, kata dia, RS Harapan Kita kerap menerima pasien dari berbagai sudut negeri.

Hal ini tentu saja berimbas pada mahalnya pembiayaan yang harus ditanggung pihak keluarga pasien.

“Bagaimana supaya fasilitas canggih ini bisa dilakukan di semua tempat yang bisa diakses. Caranya adalah bagaimana kita bisa menyiapkan tempat, peralatan, melatih, sehingga pelayanan yang sama itu bisa didapatkan di sini (RSUP Dt. J. Leimena),” sambungnya.

Pelayanan Intervensi Jantung Non Bedah di RSUP dr.  J. Leimena ini merupakan tahap awal tindakan yang bisa dilakukan tanpa harus belah dada.
Jika dalam perjalanannya, ada pasien yang tidak bisa diambil tindakan Intervensi Jantung Non Bedah, maka pihaknya akan menyediakan seluruh fasilitas dan SDM untuk diambil tindakan bedah.

“Nanti juga akan disiapkan ruangan bedah, dokter, pelatihan untuk keseluruhan 7 profesi tadi sambil jalan sehigga nanti dalam dua tahun ke depan RSUP Dr. J. Leimena bisa melakukan operasi bedah jantung terbuka itu,” ucapnya.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved