Maluku Terkini

Petugas Kebersihan Namlea Mogok Kerja, Sampah Menumpuk

Petugas kebersihan di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, mogok kerja. Sudah seminggu ini mereka tak mengangkut sampah sama sekali lantaran belum digaji.

Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Salama Picalouhata
Andi
Sampah menumpuk di pinggir jalan Pasar Inpres Namlea, Kota Namlea, Kabupaten Buru, Maluku. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

TRIBUNAMBON.COM -- Petugas kebersihan di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, mogok kerja.

Sudah tujuh hari ini mereka tak mengangkut sampah sama sekali lantaran belum digaji.

Akibatnya, sampah menumpuk dan meluber di jalanan hingga menimbulkan bau busuk.

Dikatakan Diman pedagang kaki lima yang berjualan di pasar inpres Namlea, tumpukan sampah di sepanjang jalan itusudah menumpuk seminggu lamanya.

"Sudah tidak diangkut seinggu lebih. Padahal biasanya setiap hari pasti angkat," uja dia kepada TribunAmbon.com, Rabu (30/11/2022).

Diman berharap pemerintah daerah setempat cepat tanggap dan dapat menyelesaikan masalah tersebut.

Sampah menumpuk di pinggir jalan Pasar Inpres Namlea, Kota Namlea, Kabupaten Buru, Maluku.
Sampah menumpuk di pinggir jalan Pasar Inpres Namlea, Kota Namlea, Kabupaten Buru, Maluku. (Andi)

Baca juga: Ban Loader Pecah, Sampah di TPA Batu Boy - Namlea Tak Sepenuhnya Dibersihkan

Sebab jika masalah tersebut dibiarkan berlaru-larut, maka akan semakin banyak tumpukan sampah di Namlea.

"Semoga cepat diselesaikan oleh pemerintah agar petugas kebersihan segera bekerja dan sampah-sampahj itu, bisa segera diangkut," harapnya.

Pasalnya kata dia, masyarakat sangat terganggu dengan sampah tersebut.

Terlebih bagi orang sepertinya yang menjual makanan siap santap.

"Jadi kalau lalat yang ada di tempat sampah terbang singgah di makanan bisa jadi penyakit. Belum lagi kalau masyarakat lihat banyak sampah tentu tidak mau beli. Pemerintah daerah seharusnya jangan buat masyarakat punya ruang gerak untuk belanja sempit dan malas akibat dari bau busuk sampah." ucap dia.

Terlihat, tumpukan sampah meluber hingga ke bibir jalan rayadi beberapa titik di Namlea. termasuk di Pasar Inpres

Kondisi ini tentu  sangat menggangu kenyamanan warga sekitar serta pengendara yang melintasi area tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Adji Hentihu membenarkan gaji petugas kebersihan belum dibayarkan.

Pasalnya anggaran untuk membayar gaji mereka belum ada. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved