Breaking News:

Keracunan Makanan

Ruang Makan di SMA Siwalima Bakal Dibenahi Pasca Keracunan Masal

Langkah tersebut diambil Disdikbud Ambon setelah DPRD Provinsi Maluku dan orang tua siswa sidak di SMA Siwalima Ambon.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com / Mesya
KERACUNAN MASSAL: Kondisi dapur di SMA Siwalima Ambon tampak tidak terawat dan sangat kotor, Rabu (23/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku bakal memperbaiki ruang makan siswa pasca keracunan puluhan siswa di SMA Siwalima Ambon.

Langkah tersebut diambil Disdikbud Ambon setelah DPRD Provinsi Maluku dan orang tua siswa sidak di SMA Siwalima Ambon.

Sekretaris Disdikbud Maluku, Husen mengatakan perbaikan ruang makan jadi salah satu langkah Disdikbud pasca kejadian.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku sudah merancang langkah selanjutnya. Yaitu perbaikan dari apa yang selama ini dikeluhkan berdasarkan kunjungan dari berbagai pihak termasuk komisi IV dan orang tua dan pihak lainnya, jadi yang menjadi kelemahan yakni fasilitas dapur yang tidak terlalu bersih, dan kedepan itu akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan,” kata Husen, Senin (28/11/2022).

Tak hanya itu, Disidikbud memastikan akan serius memperhatikan menu dan gizi makanan yang dikonsumsi ratusan siswa di SMA Siwalima kedepannya.

“Jadi menu diperbaiki, fasilitasnya juga akan segera diperbaiki,” tambahnya.

Sementara, terkait CV. Fildzah Jaya selaku penyedia makanan telah ditegur.

Baca juga: Kotor dan Berbau Busuk, Dapur SMA Siwalima tak Difungsikan Lagi

Baca juga: Puluhan Siswa SMA Siwalima Ambon Diduga Keracunan, Disdikbud Maluku Minta Maaf karena Lalai

Namun dirinya belum bisa memastikan apakah diputus kontrak atau tidak.

"Kalau itu soal kebijakan pimpinan, yang jelas pasti diberi teguran. Saya tidak bisa berbicara panjang tentang itu tapi yang pasti ada perbaikan," jelasnya.

Mewakili Disdikbud Provinsi Maluku, Husen juga meminta maaf kepada orang tua dan siswa yang menjadi korban atas insiden tersebut.

“Yang terakhir saya atas nama pribadi, selaku Sekertaris Dinas menyampaikan turut prihatin atas musibah yang dialami anak kita, dan kami ingin minta maaf kepada masyarakat, orang tua murid dan khususnya kepada orang tua murid yang menjadi korban kemarin, mudah-mudahan ini yang terakhir,” pintanya.

Husen mengaku kejadian ini akibat kelalaian dari Disdikbud.

“Kita harus mengakui ini kelalaian kita juga. Kita harus berbesar hati untuk mengatakan itu,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved