Kamis, 9 April 2026

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Bejat, Pemuda di Buru Selatan Coba Rudapaksa Tantenya Sendiri

Perbuatan tak senonoh dilakukan salah satu pemuda di Kabupaten Buru Selatan, Maluku. Pria berinisial FL tersebut tega mencoba merudapaksa tantenya sen

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Sefton Sexual Health Service
Ilustrasi rudapaksa. FL diketahui mencoba merudapaksa tantenya sendiri berinisial AM (47) di rumahnya di Kabupaten Buru Selatan, Kamis (17/11/2022) lalu. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Perbuatan tak senonoh dilakukan salah satu pemuda di Kabupaten Buru Selatan, Maluku.

Pria berinisial FL tersebut tega mencoba merudapaksa tantenya sendiri.

FL diketahui mencoba merudapaksa tantenya sendiri berinisial AM (47) di rumahnya di Kabupaten Buru Selatan, Kamis (17/11/2022) lalu.

Kejadian ini dibenarkan Kapolres Buru Selatan AKBP M Agung Gumilar saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Rabu (23/11/2022).

"Iya benar, tadi malam saya mendapatkan laporan langsung dari anak korban bahwa mamanya mau dirudapaksa sembari diancam untuk dibunuh,'' ujar Agung.

Agung menjelaskan, menurut pelaporan anaknya bahwa kejadian ini terjadi pada hari Kamis malam.

Baca juga: Pawai Kemenangan Belanda, 53 Warga Kota Ambon Dapat Surat Tilang

Baca juga: Jadwal Kapal Maluku: KM Sabuk Nusantara 72 Tujuan Bursel Berlayar Malam Ini

Dimana terlapor FL datang kerumah bibinya AM di Waefusi dalam keadaan mabuk, kemudian melancarkan aksinya bejatnya.

Aksi itu, langsung mendapat perlawan dari korban dengan cara berteriak.

"Korban berteriak dan itu yang menggagalkan aksi bejat terlapor, karena suara teriakan di dengar oleh tetangga sekitar," terangnya.

Mengetahui perbuatannya sudah diketahui warga sekitar, terlapor langsung bergegas cepat melarikan diri.

"Iya saat ini pelaku masih buron dan kita juga masih melakukan pencarian," terangnya.

Kejadian ini juga sangat di sesalkan oleh Kapolres, pasalnya pihak keluarga maupun tetangga yang saat kejadian tidak melapor ke polisi.

"Kita sesalkan ya pihak keluarga dan tetangga yang lambat melapor, sudah 5 hari kejadian baru lapor, kalau cepat laporanya pasti pelaku saat ini sudah kita amankan," tutur Agung.

Dengan terlapor masih buron ini, dihimbau untuk FL agar segera datang menyerahkan diri.

Agar pihak kepolisian mengetahui duduk perkaranya.

Untuk warga Buru Selatan yang tau keberadaan FL agar segera melapor untuk diamankan.

"Iya dalam kasus ini warga sekitar harus saling bantu informasi agar mempermudah kinerja polisi menangkap terlapor,"tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved