Breaking News:

Euforia Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 Bergulir, Penjual Bendera di Ambon Raup Untung hingga Jutaan Rupiah

Dani bersyukur, meski dengan membuka lapak musiman, dirinya dapat meraup untung, bahkan jauh-jauh hari sebelum pesta bola empat tahunan itu dimulai.

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Jenderal
PIALA DUNIA: Penjual Bendera Timnas Piala Dunia 2022, di Jalan Sisingamangaraja, Passo Larier, Kecamatan Baguala Kota Ambon. Selasa (22/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Ambon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penjual bendera negara peserta Piala Dunia 2022 di Kota Ambon banjir orderan.

Seorang penjual bendera, Dani mengaku dalam sehari setidaknya 40 lembar bendera yang terjual.

Euforia masyarakat Kota Ambon dalam mengikuti bergulirnya Piala Dunia 2022 ini sangatlah terasa.

Dani bersyukur, meski dengan membuka lapak musiman, dirinya dapat meraup untung, bahkan jauh-jauh hari sebelum pesta bola empat tahunan itu dimulai.

"Saya sangat bersyukur bahwa dengan tingginya antusiasme masyarakat Kota Ambon lewat momen Piala Dunia 2022, barang dagangan saya berupa bendera laku keras. Bahkan biasanya laku 20 sampai 40 bendera per hari, " tuturnya, Selasa (22/11/2022).

Dari 40 bendera yang terjual, dirinya mendapat sekitar Rp. 2 juta sampai Rp. 5 juta.


"Di November ini pembeli makin banyak, setiap hari pendapatan dari penjualan bendera di atas Rp. 1 juta bahkan pernah sampai Rp. 5 jutaan, " tandasnya.

Dari 32 negara yang mengikuti Piala Dunia 2022, Belanda, Argentina, Brazil dan Jerman menjadi negara dengan tingkat orderan bendera terbanyak.

Baca juga: Fans La Albiceleste di Mamala-Malteng Pawai Bentang Bendera Argentina Berukuran 100 Meter

"Bendera yang laris itu bendera Belanda, Argentina, Brazil dan Jerman namun bendera Belanda yang paling banyak laku, " ungkapnya.

Pria asal Garut, Jawa Barat ini datang ke Ambon hanya untuk menjual bendera.

Dia pun memilih momen besar agar dagangannya laku keras.

Tidak hanya saat piala dunia, namun menyambut Hari Kemerdekaan RI juga lapak dadakannya sering dibuka di Kota Ambon.

"Saya asal Garut, Jabar. Sejak 2019 saya datang ke ambon untuk berjualan bendera baik itu di moment kemerdekaan maupun Piala Dunia, " ucapnya.

Sebelum pagelaran Piala Dunia 2022, Dani sudah mulai berjualan sejak 19 Oktober di Jalan Sisingamangaraja, Passo Larier Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Pantauan Tribun Ambon.com di lokasi, pukul 15.00, terlihat puluhan bendera digantung berjejer di sisi jalan.

Harga bendera bervariasi, untuk ukuran sedang (150x80) seharga Rp. 120 ribu, ukuran besar (240x180) seharga Rp. 300 ribu. Adapun bendera berukuran mini harganya Rp. 20 ribu per buah.

Harganya pun masih bisa ditawar.

Selain menjual bendera, Dani pun menjual jersey negara-negara peserta Piala Dunia.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved