Bentrok di Maluku Tenggara
Situasi di Maluku Tenggara Mulai Aman, Warga Diminta Tenang
Polda Maluku mengimbau warga menyikapi bentrok di Maluku Tenggara dengan tenang.
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Polda Maluku mengimbau warga menyikapi bentrok di Maluku Tenggara dengan tenang.
Kini kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat, bebtrok antar desa di Maluku Tenggara sudah mulai berangsur pulih.
Untuk itu dia meminta seluruh masyarakat tak termakan isu hoaks yang beredar.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar menahan diri dan tidak terprovokasi. Kami minta masyarakat agar dapat mengendalikan diri dan kembali ke rumah masing-masing," pinta Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat, Minggu (13/11/2022).
Terlebih lanjut Roem, perkuatan pengamanan dari Polres Malra telah tiba dari kemarin di lokasi bentrok untuk mempertebal pengamanan.
"Personel pengamanan sebanyak 2 SST yang dipimpin Kapolres Malra telah tiba sekitar pukul 11.00 WIT dan langsung mengamankan lokasi bentrok. Situasi keamanan di sana mulai aman terkendali," ucapnya.
Baca juga: Polisi Pastikan Tak Ada Rumah Ibadah Terbakar Saat Bentrok di Maluku Tenggara; Murni Masalah Tanah
Baca juga: Polisi Minta Masyarakat Hapus Foto dan Video Bentrok di Maluku: Agar Situasi Segera Kondusif
Hingga saat ini, sebanyak 5 SST personil gabungan telah mengamankan lokasi bentrok. 1 SST diantaranya dari Kodim setempat.
"Hari ini juga personil dari Resmob Polda Maluku akan dikerahkan untuk memback up Polres Malra melakukan penegakan hukum," katanya.
Untuk diketahui, bentrok antar kedua kelompok warga terjadi sejak Sabtu pagi.
Penyebab bentrok belum diketahui pasti dan masih diselidiki.
Namun sebelum bentrok, terlebih dahulu terjadi konsentrasi massa di perbatasan desa Bombay dan Elat.
Konsentrasi massa diduga terjadi setelah warga Bombay hendak melakukan sasi adat di perbatasan kedua desa tersebut.
Bentrok menyebabkan sejumlah warga terluka bacok dan terkena panah.
Termasuk dua anggota Polri dari Polres Malra dan Brimob Polda Maluku.
Kedua anggota terluka akibat terkena anak panah dari orang tak dikenal saat sedang melerai bentrok.
Selain menimbulkan korban terluka, sejumlah rumah warga dan dua unit sekolah yakni SMP dan SMA ikut terbakar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kei-Besar-Bentrok.jpg)