Jalan Berlubang
Pasca Musim Penghujan; Terdapat 169 Lubang Jalan dari Galala - Tulehu
Pantauan TribunAmbon.com, Senin (10/10/2022), sepanjang jalan dari Jembatan Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon hingga Desa Tulehu, Kecamatan Salah
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tingginya intensitas curah hujan di Maluku dalam tiga bulan terakhir berdampak besar terhadap tingkat kerusakan infrastruktur jalan raya.
Pantauan TribunAmbon.com, Senin (10/10/2022), sepanjang jalan dari Jembatan Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon hingga Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Mlauku Tengah didapati 169 lubang kerusakan jalan.
Dari total 169, terhitung ada 30 lubang besar yang diameternya lebih dari 50cm dengan kedalaman lebih dari 5cm.
Kemudian terdapat 139 lubang kecil dengan ukuran diameter dan kedalaman yang lebih kecil.
Bagi anda yang seringkali melewati jalur tersebut, simak rincian berikut ini;
- Jl. Piere Tendean (Jembatan Galala - Latta) 51 lubang kecil dan 9 lubang besar.
- Jl. Wolter Monginsidi (Latta - Passo SPN) 32 lubang Kecil dan 11 lubang besar.
- Jl. Sisingamangaraja (Passo SPN - Waitatiri) 13 Lubang Kecil dan 3 lubang besar.
- Jl. Propinsi (Suli - Tulehu) 43 lubang kecil dan 7 lubang nesar.
Seorang karyawan swasta, Sulhan (29) menerangkan bahwa belum lama ini ada perbaikan jalan, namun curah hujan yang tinggi sehingga aspal tidak tahan lama.
"Kalau mau diperbaiki dengan penambalan jalan berlubang harus perbaiki got supaya tidak ada air yang tergenang," ujarnya.
Dia berharap agar perbaikan jalan nantinya dibarengi dengan perbaikan sistem drainase.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/10102022-Jl-Piere-Tendean.jpg)