Breaking News:

Tambang di Negeri Luhu

DPRD Seram Bagian Barat Tak tahu Ada Tambang Nikel di Negeri Luhu

DPRD Seram Bagian Barat akui tak tahu ada tambang nikel di Seram bagian Barat. Hal ini diamini Anggota Komisi III DPRD SBB, Rusly Sosal.

Penulis: Rahmat Tutupoho | Editor: Salama Picalouhata
Ist
Anggota Komisi III DPRD SBB, Rusly Sosal 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Rahmat Tutupoho

SBB, TRIBUNAMBON.COM - DPRD Seram Bagian Barat akui tak tahu ada tambang nikel di Seram bagian Barat.

Hal ini diamini Anggota Komisi III DPRD SBB, Rusly Sosal.

Ia mengaku hingga detik ini informasi perihal eksplorasi tambang nikel di Negeri Luhu belum diberitahukan oleh pemda.

Padahal, Komisi III selaku bagian dari penyelenggara pemerintahan yang berkaitan erat dengan permasalahan penanaman modal dan perizinan juga patut mendapatkan infonya.

"Hingga kini, info mengenai tambang nikel yang eksplorasi di Negeri Luhu, tak kunjung disampaikan Pemda," ujar Sosal melalui telepon kepada TribunAmbon.com, Selasa (5/10/2022).

Dijelaskan, penanaman modal serta perizinan mempunyai prosedur yang harus ditempuh sebaik mungkin, dari izin prinsip, operasi, lingkungan, dan pendirian bangunan.

Menurutnya, perusahaan mesti ikuti jalurnya agar menghindari polemik ditengah-tengah masyarakat, soalnya terdapat lahan pemerintah sekaligus hak ulayat.

Baca juga: Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno Diduga Terlibat Mafia Tambang di Negeri Luhu

"Kenapa prosedur sebegitu ketatnya harus dipatuhi, sebagian lahan milik pemerintah, lainnya ialah hak ulayat. Kerangka ini perlu didudukan," cetus Sosal.

Ia menyarankan, masyarakat datang mengadukan persoalan dimaksud di Komisi III agar bisa diselesaikan.

Supaya pihak perusahaan, Dinas terkait, Pemerintah Negeri setempat, dan masyarakat terdampak dipanggil untuk ditindaklanjuti.

"Prinsipnya, kita mendukung investasi di SBB. Asalkan perizinan sesuai jalur yang benar. Selain itu, keresahan dari masyarakat tidak mungkin ditampik. Untuk itu, sebaiknya adukan secara resmi di Komisi III," bebernya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved