Gejala Penyakit Kawasaki: Demam, Ruam hingga Bibir Kering Pecah-pecah, Rawan pada Anak-anak
enyakit Kawasaki menyebabkan pembengkakan (peradangan) pada anak pada dinding pembuluh darah kecil hingga sedang yang membawa darah ke seluruh tubuh.
Penulis: Fitriana Andriyani | Editor: sinatrya tyas puspita
Penyebab penyait Kawasaki
Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan penyakit Kawasaki, tetapi para ilmuwan tidak percaya penyakit itu menular dari orang ke orang.
Beberapa orang berpikir bahwa penyakit Kawasaki terjadi setelah infeksi bakteri atau virus, atau terkait dengan faktor lingkungan lainnya.
Gen tertentu mungkin membuat anak-anak lebih mungkin terkena penyakit Kawasaki.
Baca juga: Ungkap Sarwendah Derita Penyakit di Batang Otak, Ruben Onsu yang Sama-sama Sakit Khawatirkan Anak
Faktor risiko
Tiga hal diketahui meningkatkan risiko anak terkena penyakit Kawasaki.
- Usia. Anak-anak di bawah 5 tahun berada pada risiko tertinggi penyakit Kawasaki.
- Jenis kelamin. Anak laki-laki sedikit lebih mungkin dibandingkan anak perempuan untuk mengembangkan penyakit Kawasaki.
- Etnis. Anak-anak keturunan Asia atau Kepulauan Pasifik, seperti Jepang atau Korea, memiliki tingkat penyakit Kawasaki yang lebih tinggi.
Penyakit Kawasaki cenderung terjadi secara musiman. Di Amerika Utara, biasanya terjadi pada musim dingin dan awal musim semi.
Komplikasi
Penyakit Kawasaki merupakan penyebab utama penyakit jantung didapat pada anak-anak di negara maju. Namun, dengan pengobatan, hanya sedikit anak yang mengalami kerusakan permanen.
Komplikasi jantung meliputi:
- Peradangan pembuluh darah, biasanya arteri koroner, yang memasok darah ke jantung
- Peradangan otot jantung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Rowan-yang-didiagnosis-menderita-penyakit-Kawasaki.jpg)