Ambon Hari Ini
Empat Raja Definitif di Ambon Siap Dilantik September 2022 Ini
Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengakui dalam waktu dekat akan melantik empat raja definitif di Ambon pada September 2022 ini.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengakui dalam waktu dekat akan melantik empat raja definitif di Ambon pada September 2022 ini.
Keempat raja definitif di Ambon yang bakal dilantik itu yakni dari Negeri Urimessing, Naku, Hative Besar, dan Laha.
“Dalam bulan September ini kami akan melantik empat raja di Ambon. Yakni raja Negeri Urimessing, diikuti dengan pelantikan Raja Negeri Naku, Raja Hative Besar dan Raja Negeri Laha,” kata Bodewin Wattimena dalam pidato pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam Rangka HUT Ke-447 Kota Ambon, Selasa (6/9/2022).
Dijelaskan, pelantikan Kepala Pemerintahan Negeri atau raja di beberapa negeri merupakan agenda penting yang belum dapat diselesaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam beberapa tahun terakhir.
Hal itu, menurutnya turut menganggu proses pembangunan dan pelayanan masyarakat di negeri.
Baca juga: Dikukuhkan Jadi Raja, Umar Tuharea Minta Dukungan Doa Warga Tengah-tengah, Untuk Kemajuan Negeri
Baca juga: 10 Negeri Belum Miliki Raja, Pemkot Ambon Targetkan Akhir Tahun 2022
“Belum adanya kepala pemerintahan negeri atau raja definitif, sangat mengganggu proses-proses pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Hingga saat ini, Negeri Latuhalat di Kecamatan Nusaniwe menjadi contoh keberhasilan Penjabat Wali Kota dalam upaya menghadirkan raja defenitif.
Pasalnya proses tersebut sempat tertunda sejak tahun 2020.
“Setelah melalui koordinasi dan dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat serta tokoh-tokoh agama, maka pada Juni 2022 lalu telah dilakukan proses pelantikan Raja Latuhalat,” tandas Wattimena.
Diketahui, selain keempat negeri yang akan segera dilantik raja defentifnya, masih ada beberapa negeri lain yang hingga kini belum memiliki raja defenitif yakni Negeri Tawiri, Rumah Tiga, Passo, Batu Merah, Seilale, dan Amahusu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pj-bodewin-wattimena-7922.jpg)