Breaking News:

Kenaikan Tarif Angkot

Kenaikan Tarif Angkot di Ambon, Wakil rakyat Minta Pertimbangkan Nasib Warga

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Ambon pertimbangkan nasib warga terhadap kenaikan tarif ang

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya
KENAIKAN HARGA BBM: Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela saat diwawancarai terkait kenaikan tarif angkot di Ambon, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Ambon pertimbangkan nasib warga terhadap kenaikan tarif angkot di Ambon.

Menurutnya, Dishub harus memperhatikan betul kondisi setelah kenaikan tarif angkot di Ambon diumumkan.

Ditakutkan, akan ada protes-protes kecil dari para penumpang terhadap kenaikan tarif angkot di Ambon.

“Karena ini bukan saja untuk kepentingan sopir angkot tapi juga masyarakat. Sehingga ada rasionalisasi angka dari draft yang diusulkan yang tarifnya bisa dinaikan dan juga diturunkan,” kata Mourits Tamaela kepada wartawan, Selasa (6/9/2022).

Disamping itu, Mourits Tamaela mengaku, DPRD tentu memberikan dukungan kepada Dishub Kota Ambon untuk menyesuaikan harga angkot.

Tapi ada beberapa pertimbangan yang menjadi masukan untuk Dishub.

Sebab persoalan ini bukan saja soal sopir semata tetapi juga untuk masyarakat banyak.

Baca juga: Tepat HUT ke-447 Kota Ambon, Dishub Bakal Umumkan Kenaikan Tarif Angkot di Ambon

"Pertimbangan itu soal jarak. Kan ada beberapa jalur trayek yang disesuaikan menjadi satu kesatuan. Misalnya dari pasar naik angkot Passo lalu turun di Halong, maka bayar besaran tarif Halong saja, bukan Passo. Nah ini yang jadi masukan kita," tandasnya.

Diberitakan, kenaikan tarif angkot ini buntut harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang awalnya naik per Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB lalu.

Dimana, harga Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000, Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp6.800, dan Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved