Breaking News:

Wali Kota Jumpa Rakyat

Terima Berbagai Keluhan Warga Jumat Ini, Bodewin Wattimena; Segera Ditindaklanjuti

Keluhan yang disampaikan dalam program Wali Kota Jumpat Rakyat itu, di antaranya terkait proses Raja defenitf Negeri Passo, penerangan jalan, proses I

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya
AMBON: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar program Wali Kota Jumpa Rakyat yang kedua kalinya di Halaman Balai Kota Ambon, Jumat (2/9/2022) pagi. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menerima sejumlah keluhan warga akui menerima sejumlah keluhan warga.

Keluhan itu diterima selama menggelar program Wali Kota Jumpa Rakyat yang kedua kalinya di Halaman Balai Kota Ambon, Kamis (2/9/2022).

Keluhan yang disampaikan dalam program Wali Kota Jumpat Rakyat itu, di antaranya terkait proses Raja defenitf Negeri Passo, penerangan jalan, proses Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan kepemilikan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

“Kita tentu berharap dari semua yang disampaikan bisa tindak lanjuti segera. Tadi OPD teknis sudah hadir memberikan jawaban, untuk itu diharapkan bahwa program ini bisa terus berjalan dan setiap masyarakat yang menyampaikan aspirasinya bisa kita tindaklanjuti segera,” kata Bodewin Wattimena usai kegiatan.

Sekretaris DPRD Maluku itu menjelaskan, untuk keluhan yang disampaikan pada pelaksanaan pekan lalu juga telah ditindaklanjuti.

“Persoalan air di Kebun Cengkeh sudah kembali jalan, Persoalan kenyamanan berusaha di A.Y Patty juga sudah, yang belum soal Jalan yang rusak karena kita membutuhkan anggaran untuk perbaikan, dan saya sampaikan Ke Dinas PUPR supaya kalau ada pekerjaan ditempat lain, agar jalan yang berlubang bisa sekalian ditambal,sehingga tidak perlu anggaran khusus untuk itu,” ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota Jumpa Rakyat; Pelaku Usaha Keluhkan Lambatnya Pelayanan IMB

Lanjut dia, program Wali Kota Jumpa Rakyat sebagai bahan evaluasi, ternyata sangat membantu untuk menemukan apa yang menjadi kekurangan di tiap OPD.

“Misalnya soal perizinan, akhirnya saya bisa tahu, selama ini di Dinas Penanaman Modal – PTSP belum ada perwakilan OPD teknis lainnya, mestinya kan ada supaya masyarakat tidak masuk lewat pintu-pintu yang lain, sehingga saya akan membuat SK agar 17 OPD lainnya punya perwakilan disitu,” cetusnya.

Selain itu, dengan adanya program ini, pengaduan online Kota Ambon juga turut meningkat.

“Ini artinya kepercayaan masyarakat Kota Ambon, kepada pemerintah sudah mulai muncul kembali, sehingga mereka mau menyampaikan pengaduannya,” tandasnya.

Diketahui, warga Kota Ambon yang ingin menyampaikan aspirasi, keluhan, atau persoalan yang dihadapi bisa secara langsung disampaikan kepada pemerintah.

Hal itu disampaikan dalam program Wali Kota Jumpat Rakyat yang digelar setiap Jumat pukul 08.00 WIT di Balai Kota Ambon.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved