Breaking News:

Ambon Hari Ini

Wali Kota Jumpa Rakyat; Pelaku Usaha Keluhkan Lambatnya Pelayanan IMB

Dalam program Wali Kota Jumpa Rakyat, seorang pelaku usaha, Dessy mengeluhkan lambatnya pelayanan Izin Membangun Usaha (IMB).

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya
AMBON: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar program Wali Kota Jumpa Rakyat yang kedua kalinya di Halaman Balai Kota Ambon, Jumat (2/9/2022) pagi. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar program Wali Kota Jumpa Rakyat yang kedua kalinya di Halaman Balai Kota Ambon, Jumat (2/9/2022) pagi.

Dalam program Wali Kota Jumpa Rakyat, seorang pelaku usaha, Dessy mengeluhkan lambatnya pelayanan Izin Membangun Usaha (IMB).

“Permasalahan yang ingin kami sampaikan atas pelayanan IMB oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon,” kata Dessy dalam program Wali Kota Jumpa Rakyat.

Dessy menyebutkan, sudah dua bulan lebih mendaftarkan IMB, namun belum ada kejelasan hingga saat ini dari Pemkot Ambon.

Padahal, semua persyaratan sudah dipenuhi dan telah dinyatakan lengkap oleh Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Ambon.

“Jadi pada 9 Juni 2022, kami sudah mendaftarkan empat permohonan IMB di Dinas PTSP dan saat itu kami juga sudah melengkapi semua persyaratan yang diminta, dan terhadap berkas izin yang kami daftarkan oleh petugas telah dianggap lengkap untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya.

Berselang waktu, ia mengaku kembali mendapat informasi dari bahwa ada persyaratan tambahan untuk keterangan kesesuaian pemanfaatan ruang, sehingga berkas izin yang diajukan ternyata belum lengkap.

Baca juga: Bodewin Wattimena Sebut Program Wali Kota Jumpa Rakyat Jadi Ajang tuk Evaluasi OPD

“Jadi ini bagi kami tidak proporsional dengan adanya persyaratan tambahan dari PUPR Kota Ambon. Mestinya terhadap hal ini disyaratkan dari awal dan di cantumkan sebagai syarat pada loket pendaftaran sehingga masyarakat yang berurusan tidak bingung,” cetusnya.

Dessy menilai proses kali ini terbilang sangat lama, dibanding dengan permohonan IMB sebelumnya yang diproses hanya dua minggu sudah terbit izin.

Diketahui, empat permohonan IMB itu yakni Pertashop dan di Negeri Lama, Ruko di Negeri Lama, Pertashop di Jalan Tulukabessy, dan Permohonan IMB Bangunan Loundry di Jalan Setia Budi Kelurahan Ahusen.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved