Breaking News:

Ambon Terkini

Cegah Peluang Korupsi, KPK RI Minta Pemkot Percepat Transformasi Digital

Ketua Tim Koordinasi Supervisi dan pencegahan KPK RI Wilayah Maluku dan Papua, Dian Ali, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon percepat transformasi

Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Pemkot Ambon
AMBON:  Ketua Tim Koordinasi Supervisi dan pencegahan KPK RI Wilayah Maluku dan Papua, Dian Ali, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, yang telah memiliki niat baik untuk melakukan perbaikan dan perubahan dalam tata kelola pemerintahan. 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Ketua Tim Koordinasi Supervisi dan pencegahan KPK RI Wilayah Maluku dan Papua, Dian Ali, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon percepat transformasi digital agar mempersempit peluang terjadinya korupsi.

Menurut Dian Ali, percepatan transformasi digital pada Pemkot Ambon dilakukan melalui integrasi data, namun semuanya kembali kepada mindset atau pola pikir dari aparatur.

“Kalau tidak pakai digital, kita pasti capek, apalagi data luar biasa banyak, ini salah satu cara pencegahan korupsi. Kerena meskipun sudah dilakukan supervisi, namun Operasi Tangkap tangan (OTT) tetap terjadi, sehingga menurut saya kembali ke mindset kita masing-masing,” ucapnya dalam kegiatan Monitoring, Evaluasi Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Wilayah Maluku, Selasa (23/8/2022) di Balai Kota yang dikutip di laman resmi ambon.co.id, Rabu (24/8/2022).

Dia menyebutkan, perubahan mindset ini perlu dukungan para pimpinan, dalam hal ini Penjabat Wali Kota Ambon, Sekretaris Kota (sekkot), para pimpinan OPD, dan khususnya Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon dalam penanganan Information and Technology (IT).

Baca juga: Bodewin Wattimena Ajak ASN Jadi Orang Tua Asuh Penderita Stunting di Ambon

“Jadi percepatan transformasi digital, jangan diartikan sekedar mejadikan semua dokumen fisik menjadi digital, tetapi yang lebih penting ada konektivitas atau integrasi data antar OPD misalnya antara pajak dan aset, sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih baik,” terang Ali.

Dirinya berharap, Kota Ambon lewat perbaikan dan perubahan yang dilakukan dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya di kawasan Timur Indonesia.

Keberhasilan Pemkot Ambon, tambahnya, akan menjadi cerita yang menarik di pusat, karena Pemkot baru saja dihadapkan dengan kasus dugaan tindak pidana Korupsi.

Dia pun mengapresiasi Pemkot Ambon, yang telah memiliki niat baik untuk melakukan perbaikan dan perubahan dalam tata kelola pemerintahan.

“Kami apresiasi niat baik Pemkot Ambon dalam upaya perubahan dan perbaikan tata kelola pemerintahan salah satunya lewat percepatan transformasi digital,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kegiatan Monitoring, Evaluasi Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Wilayah Maluku, turut diikuti Para pimpinan OPD, Camat, Lurah dan Pj. Kepala Pemerintahan Negeri.

Kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan PKS antara Pemkot dengan Amazon Web Service (AWS) Inc. bersama PT Fatiha Sakti untuk Adopsi Teknologi, launching Aplikasi Absensi Elektronik dan presentasi Satu Data dari AWS,Inc. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved