Breaking News:

Nasional

Ini Respon Pertamina soal Harga BBM Subsidi yang Disinyalkan Bakal Naik,

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah untuk penentuan harga BBM.

Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Welem Sabonu
Antrian kendaraan di SPBU Kebun Cengkeh Ambon, Jumat (12/8/2022). Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah untuk penentuan harga BBM. 

TRIBUNAMBON.COM - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi akan kembali naik, seperti yang disinyalkan residen Jokowi dan tiga menteri lainnya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah untuk penentuan harga BBM.

"Sementara kami masih menunggu arahan dari pemerintah, karena penentuan harga merupakan kewenangan dari regulator," ungkapnya, Sabtu (20/8/2022).

Pertamina akan melaksanakan kebijakan yang menjadi arahan perusahaan dalam mendistribusikan BBM kepada masyarakat.

Hingga artikel ini dibuat, harga BBM subsidi Pertalite belum mengalami kenaikan, yakni masih Rp 7.650 per liter di seluruh SPBU di Indonesia.

Adapun sebelumnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan sejumlah menteri membeberkan sinyal kenaikan harga BBM subsidi.

Jokowi sempat menyinggung kenaikan harga BBM saat menyampaikan besarnya subsidi yang dikeluarkan pemerintah untuk menahan agar inflasi Indonesia tidak tinggi.

"Itu harga yang disubsidi oleh pemerintah yang besarnya, itung-itungan kita di tahun ini subsidinya Rp 502 triliun," kata Jokowi, dikutip dari Kompas.com.

Sebab, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tidak mampu terus menerus menahan subsidi yang terlalu besar.

Oleh karena itu, Jokowi mengatakan bahwa pemberian subsidi untuk BBM akan kembali dihitung oleh Menteri Keuangan.

Sinyal kenaikan harga BBM subsidi dari tiga menteri

Selain Presiden Jokowi yang menyinggung soal pemberian subsidi BBM, sejumlah menteri juga sempat menyampaikan potensi kenaikan harga BBM subsidi, yakni:

1. Bahlil Lahadalia

Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia pernah mengatakan adanya potensi harga BBM subsidi naik.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved