Sabtu, 9 Mei 2026

Maluku Terkini

Pengendara Motor di Kabupaten Buru Nyaris Tewas Usai Menabrak Sapi

Pemilik ternak sapi di Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Maluku. harus benar-benar mengandangkan sapinya.

Tayang:
Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Salama Picalouhata
Ist
Pengendara motor nyaris tewas usai tabrak sapi di Jalan Poros Unit 16, Desa Waekerta, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu (7/8/2022) malam. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Pemilik ternak sapi di Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Maluku. harus benar-benar mengandangkan sapinya.

Pasalnya hewan ternak tersebut oleh pemiliknya terkesan dibiarkan berkeliaran hingga membahayakan pengguna jalan raya.

Seperti yang terjadi pada Minggu (7/8/2022) malam, seorang warga Desa Ubung, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru,  yang mengendarai motor mengalami kecelakaan akibat menabrak seekor sapi hingga hampir merenggut nyawanya.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Poros Unit 16, Desa Waekerta, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Maluku.

Salah seorang saksi, Rajes (43) mengatakan, saat itu pengendara melaju dari arah Waeapo menuju Namlea, tiba-tiba seekor sapi keluar dari dalam semak-semak, langsung ditabraknya.

"Kejadian itu sekitar pukul 21:10 WIT, saat itu dia dari arah Unit menuju Namlea, tepat di Jalan Poros Unit 16, tiba-tiba seekor sapi melompat dari semak-semak ke jalan raya, akhirnya sapi tersebut langsung ditabrak," kata Rajes kepada TribunAmbon.com, Minggu malam.

Baca juga: Segera Kirim Lamaran! Lowongan Kerja J&T Express untuk Lulusan S1 Ditutup Hari Ini, Cek Syaratnya

Baca juga: Sejarah Dibalik Penamaan Jembatan Merah Putih Ambon, Ternyata Ini Alasannya

Baca juga: Jadwal Bioskop XXI Ambon Hari Ini Senin, 8 Agustus 2022: Pengabdi Setan 2 Tayang Sampai Malam

Baca juga: Cuaca Maluku Hari ini Senin, 8 Agustus 2022: Ambon dan Piru Hujan Sedang saat Siang

Dari kejadian itu, motor yang dikendarai oleh korban mengalami kerusakan dibeberapa bagian depannya.

"Motor bagian depannya tampak rusak. Sedangkan Muslim (korban) pingsan dan dilarikan ke Puskesmas Waikasar," ucap dia.

Namun lanjutnya, sapi yang ditabraknya mati di tempat.

"Pengendara selamat, namun sapi yang ditabrak mati di tempat," jelasnya.

Menurutnya, seharusnya ada perhatian dari pemilik ternak, sehingga hewan peliharaan tersebut harus dikandang, agar tidak merugikan orang lain.

"Ini karena tidak ada kandang, sehingga sapi berkeliaran di jalan-jalan. Seharusnya pemilik hewan harus memperhatikan ternak mereka, jangan dibiarkan begitu saja, karena bisa merugikan orang," tegasnya.

Dia berharap, pemerintah desa harus mengambil langkah tegas kepada pemilik hewan ternak, agar lebih teratur menjaga hewan peliharaan mereka.

"Semoga dari kejadian ini, Kepala Desa berikan ketegasan kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak, bukan saja sapi, tapi semua hewan peliharaan," harap Rajes. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved