Jumat, 24 April 2026

Menuju 2024

Thalib Soumena; Gelora Lebih Indonesia Dibanding PKS

Hal itu pun ditegaskan Ketua Wilayah Partai Gelora Maluku, Thalib Soumena berdasarkan keterwakilan partai di didaerah yang disebutnya mencapai 100

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Tangkapan layar
Ketua Wilayah Partai Gelora Maluku, Thalib Soumena 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM –  Ketua Wilayah Partai Gelora Maluku, Thalib Soumena sebut Partai Gelora lebih Indonesia dibanding Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Saya ingin mulai dari kesimpulan, kami di Partai Gelora selalu bilang, Gelora lebih Indonesia dibanding PKS," tegasnya dalam program TribunAmbon Bastory, Jumat (5/8/2022) sore.

Hal tersebut ditegaskan Soumena berdasar keresahan para eks PKS yang tak ingin tersekat-sekat agama.

Partai Gelora sendiri adalah pecahan PKS.

"Pengalaman sekian puluh tahun di partai yang lama (PKS), itu kami merasakan kebuntuan, dan Gelora adalah terobosan, sebab untuk meresapi spirit bangsa Indonesia, kita musti melepaskan sekat-sekat," jelasnya.

Soumena juga memastikan Partai Gelora siap berkompetisi dalam Pemilu 2024 mendatang.

Baca juga: Waspada Penelantaran Pekerja di Luar Negeri, Patty Imbau Pencari Kerja Koordinasi Disnaker

Baca juga: KPK Dalami Aliran Uang Pengurusan Izin Alfamidi di Ambon

Dijelaskan, keterwakilan partai di daerah disebut telah mencapai 100 persen sehingga layak sesuai aturan.

"Aturan menyebutkan, bahwa sebuah partai politik layak untuk mengikuti Pemilu, jika memiliki keterwakilan 100 persen di tingkat wilayah, 75 persen ditingkat Kota/kabupaten, 50 persen di tingkat kecamatan, hari ini partai Gelora di Maluku suka 100 persen di kabupaten/kota," paparnya.

Bahkan saat ini, Partai Gelora telah merambah ke tingkat desa untuk menarik simpati masyarakat.

"Kita sekarang sedang merambah ke tingkat desa," kata dia.

Soumena mengakui, kondisi geografis Maluku menjadi kendala pergerakan ke tinggak terkecil wilayah, termasuk kendala komunikasi.

"Di Maluku ini permasalahannya adalah masalah Geografis dan komunikasi, nah langkah yang kami ambil untuk itu adalah, betul-betul memberikan perhatian penuh kepada struktur partai," tandasnya.

Diketahui, Partai Gelora Indonesia didirikan pada 28 Oktober 2019 dengan gagasan dan cita-cita menjadikan Indonesia kekuatan ke-5 dunia.

Gagasan ini pertama kali disampaikan Anis Matta dalam pidato "Arah Baru Indonesia" dalam acara Musyawarah Kerja Keluarga Alumni KAMMI di Jakarta, 3 Februari 2018.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved