Maluku Terkini
6 Jam Terendam Banjir, Warga Dusun Simalouw-Malteng Kesulitan Peroleh Makan Siang
Habiba, seorang warga mengaku, bahkan hingga pukul 13.00 WIT tidak bisa menyediakan makan siang untuk keluarganya, akibat semua peralatan masak di rum
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Enam jam terendam banjir, warga di Dusun Simalouw, Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah (Malteng) terjebak di dalam rumah dan tidak dapat berbuat banyak.
Habiba, seorang warga mengaku, bahkan hingga pukul 13.00 WIT tidak bisa menyediakan makan siang untuk keluarganya, akibat semua peralatan masak di rumahnya terendam banjir.
"Belum makam siang karena belum masak. Mau masak bagaimana, sedang air masuk dalam rumah bagitu (seperti itu)," ujar Habiba.
Aktivitasnya pun terbatas dengan bajir yang menggenangi setinggi betis orang dewasa itu.
Peralatan rumah tangga lainnya, ia amankan lebih tinggi dari jangkauan air.
Baca juga: Banjir Kepung Kawasan Kilo 2 hingga Kilo 12 di Maluku Tengah, Akibat Sungai Lahantua Meluap
"Kalau di dalam rumah cuma sampe betis airnya. Kalau di depan rumah itu yang tinggi sampe di atas pusar orang dewasa," jelas Habiba.
Adapun banjir mengepung rumah warga di Dusun Simalouw ini sudah terjadi sejak pukul 07.00 WIT.
Hingga berita ini ditayangkan pun, belum ada satu pun bantuan datang dari Pemerintah Kabupaten Malteng.
Terutama bantuan darurat, seperti kebutuhan dasar pangan.
"Belum ada dari pemerintah. Sampe sudah begini belum ada," ujar Habiba.
Habiba berharap, pemerintah setempat melalui BPBD Maluku Tengah dapat mempersiapkan langka-langkah penanggulangan, terutama ketika terjadi musibah seperti banjir saat ini yang menimpa warga.
"Kita berharap pemerintah segera lihat kita dengan kondisi seperti saat ini," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/banjir-negeri-sepa-900.jpg)