Senin, 13 April 2026

Maluku Terkini

Pendemo Minta Djailani Tomagola Dicopot, Roy Pattiasina; Ada Aturan Partai

Partai Demokrat Provinsi Maluku, Roy Pattiasina menyatakan tidak bisa semena-mena mengambil tindakan terhadap kadernya termasuk Djailani Tomagola.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Ketua DPD Demokrat Maluku, Roy Pattiasina sebut permintaan pencopotan Djailani Tomagola dari keanggotaan DPRD dan Ketua DPC Malteng tak boleh semena-semena, Rabu (20/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah pemuda menggelar unjukrasa mendesak Djailani Tomagola dicopot dari keanggotaan DPRD dan Ketua DPC Demokrat Maluku Tengah (Malteng).

Menanggapi permintaan itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Maluku, Roy Pattiasina menyatakan tidak bisa semena-mena mengambil tindakan terhadap kadernya termasuk Djailani Tomagola.

"Kalau masyarakat minta pak Djailani Tomagola dicopot atau di PAW dari DPRD, itu ada mekanismenya, ada aturan partai. Kita tidak serta-merta menuruti apa yang dimintakan," kata Roy Pattiasina kepada wartawan di Gedung DPRD Maluku, Rabu (20/7/2022).

Menurutnya, pihaknya tidak bisa menabrak aturan dalam AD/ART partai.

Namun akan dilihat lagi sejauh mana kesalahan yang dibuat Djailani.

"Sudah rapat internal. Kita akan panggil pak Djailani untuk membahas ini lebih lanjut," ungkapnya.

Baca juga: Terima Pendemo, Roy Pattiasina Minta Maaf Atas Sikap Anggota DPRD Malteng Djailani Tomagola

Baca juga: Sejumlah Pemuda Ini Demo Minta Djailani Tomagola Dicopot dari Anggota DPRD Maluku Tengah

Meski begitu, anggota DPRD Provinsi Maluku itu menyatakan, tetap akan memproses Djailani Tomagola sesuai aturan partai.

Ia juga meminta agar persoalan Djailani Tomagola diselesaikan terlebih dulu di Badan Kehormatan (BK) DPRD Malteng.

“Karena ini berkaitan dengan statusnya yang merupakan anggota DPRD Malteng jadi bukan kewenangan di partai,” tandas Pattiasina.

Diberitakan, sejumlah pemuda menggelar aksi unjuk rasa meminta Djailani Tomagola dicopot dari anggota DPRD Maluku Tengah dan Ketua DPC Demokrat Malteng.

Permintaan Djailani Tomagola dicopot lantaran yang bersangkutan sempat membuat ricuh dalam rapat rolling Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di ruang rapat Komisi IV DPRD Malteng, Rabu (13/7/2022) lalu.

Yang mana, pada proses pemilihan Ketua Komisi IV DPRD Malteng, Djailani Tomagola melakukan penyerangan kepada dua anggota DPRD.

Djailani tidak terima setelah tergeser dari Ketua Komisi IV DPRD Malteng.

Padahal, pada proses pemilihan, Arman Mualo unggul tiga suara dari Djailani Tomagola. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved