Murad Tantang Mahasiswa Duel
AJI Ambon Nilai Sikap Gubernur Murad Ismail Batasi Kebebasan Pers dan Kebebasan Berekspresi
AJI Ambon menilai sikap Gubernur Maluku, Murad Ismail telah membatasi kebebasan pers dan kebebasan berekspresi.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Beliau langsung mengeluarkan kata-kata kasar dengan mengundang mahasiswa ‘baku pukul’ dan memarahi para mahasiswa.
Melihat kondisi demikian, Sofyan Muhammadia, koresponden Molluca TV yang saat itu berada di lokasi langsung mengabadikan video untuk materi liputan melalui handphone (HP) miliknya.
Namun, dia dihalangi ajudan Gubenur Maluku yang disebut-sebut bernama I Ketut Ardana.
Tak hanya itu, sang ajudan juga meminta menghapus video tersebut.
Padahal Sofyan Muhammadia, telah memperkenalkan diri sebagai jurnalis Molluca TV, yang bertugas di Kabupaten Buru namun tidak dihiraukan.
Setelah HP diambil, ajudan lebih dahulu mengirim video liputan kepadanya melalui WhatsApp.
Setelah itu, video dihapus olehnya.
Meski begitu, ajudan kembali mengirim video tersebut kepada Sofyan Muhammadia melalui WhatsApp setelah disortir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ketua-aji-ambon-tajudin-buano.jpg)