Minggu, 12 April 2026

Maluku Terkini

Wakil Bupati Maluku Tengah Harap Gereja Berperan Bantu Pemerintah

Bupati Maluku Tengah, Marlatu L. Leleury mengharapkan peran gereja untuk ikut membantu pemerintah.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Ist
Wakil Bupati Maluku Tengah didampingi Ketua GPM Klasis Masohi saat perayaan HUT GPM ke-39 di Negeri Sahulau, Sabtu (2/7/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Bupati Maluku Tengah, Marlatu L. Leleury mengharapkan peran gereja untuk ikut membantu pemerintah, dalam menjawab berbagai persoalan. 

"Saya berharap Gereja Protestan Maluku akan tetap hadir dan bersinergi dengan program-program pemerintah untuk terus melakukan pola pembinaan umat secara sistemik sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang berkualitas, saling menghormati dan berkembang," ucap Leleury, Sabtu (3/7/2022).

Baca juga: Gelombang Tinggi, Kapal Motor Berbobot Dibawah 200 GT Dilarang Berlayar

Baca juga: Liburan Bingung Nginap di Mana? Yuk ke Pantai Lubang Buaya Morella, hanya Rp 350 Ribu Per Malam

Apsalnya kata dia, gereja memiliki tugas mulia untuk pembinaan umat.

"Kiranya terus dapat memberi muatan-muatan kasih untuk menjaga kehidupan bersama sebagai agen pemersatu bangsa," tandasnya. 

Selain itu, tambah Leleury, sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah dan gereja hendaknya terus diperkuat sehingga program dan kegiatan dapat beriringan, saling melengkapi dan dapat menciptakan terobosan-terobosan penting untuk kepentingan daerah dan nasional secara terpadu. 

"Sebagai penuntun umat kita juga diperhadapkan dengan zaman yang makin sulit, sehingga membutuhkan program kegiatan yang mengajak umat untuk memiliki ketangguhan secara ekonomi demi menciptakan kemandirian hidup yang lebih baik," ucap Leleury. 

Demikian juga dengan kebutuhan akses informasi, pendidikan dan kompetensi. 

Hal ini tentunya sangat beralasan, karena kata Leleury, manusia sementara diperhadapkan dengan tantangan perubahan zaman yang sangat cepat. 

"Dimana kemampuan intelektual dan skill menjadi modal untuk memasuki era modernisasi  yang menuntut kita untuk bekerja cepat, berwawasan luas dan kompetitif, " tuturnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved