Breaking News:

Ambon Terkini

Sempat Disegel, Lewenussa Tegaskan Pelayanan Publik di Kantor Negeri Urimessing Tetap Berlangsung 

Meskipun beberapa warga Negeri Urimessing sempat menyegel sesaat ruang kerja Pj. Kepala Pemerintahan Negeri Rabu (29/6/2022) kemarin.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Humas Pemkot Ambon
AMBON: Bagian depan Kantor Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe sempat disegel, Rabu (29/6/2022) kemarin. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pj. Kabag Tata Pemerintahan Sekretariat Kota Ambon, Alfian Lewenussa menegaskan pelayanan publik di Kantor Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe harus tetap berlangsung.

Meskipun beberapa warga Negeri Urimessing sempat menyegel sesaat ruang kerja Pj. Kepala Pemerintahan Negeri Rabu (29/6/2022) kemarin.

“Aksi beberapa masyarakat itu memang merupakan bentuk aspirasi, yang kita kaji dan tampung, namun pada prinsipnya pelayanan kepada masyarakat di kantor Negeri harus tetap berlangsung seperti biasa,” kata Lewenussa, di Balai Kota Ambon, Kamis (30/6/2022).

Lewenussa menjelaskan, penyegelan tersebut lantaran beberapa warga tak puas atas kinerja Pj. Kepala Pemerintahan Negeri Urimessing, Arthur Solsolay.

“Ketidakpuasan terhadap kinerja dalam hal apa juga kita belum tahu pasti, tapi pada intinya kalau ada hal yang kurang, dapat bicarakan baik-baik. Jangan berbuat tindakan diluar kewenangan seperti penyegelan kantor. Namun apapun itu, kita hargai aspirasi sebagian warga sebagai bentuk kecintaan bagi Negeri,” jelasnya.

Kasus Suap Eks Bupati Tagop, Ivana Kwelju Bantah Pernyataan Saksi

Lanjutnya, hari ini telah dijadwalkan Pemkot Ambon akan menerima aspirasi warga Urimessing secara resmi.

Sekaligus berdialog soal keresahan yang dirasakan pada Negeri, namun pertemuan itu urung telaksana.

“Sudah dijadwalkan untuk pertemuan di Kantor Kecamatan Nusaniwe, bersama Asisten I, Kapolsek Nusaniwe, Camat, dan Pj. Kepala Pemerintahan Negeri namun warga tidak hadir,” jelasnya.

“Karena pertemuan itu belum terlaksana, maka Pemkot belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi keresahan dari sebagian warga Urimessing tersebut,” imbuhnya.

Lewenussa berharap tak ada lagi aksi penyegelan kantor Negeri.

Pasalnya, akan berdampak pada terhambatnnya pelayanan publik yang merugikan masyarakat negeri sendiri.

Senada dengan itu, dalam rilis yang diterima TribunAmbon.com, Pj. Kepala Pemerintah Negeri Urimessing, Arthur Solsolay saat dihubungi, mengakui aksi protes penyegelan ruang kerjanya itu.

Namun kemudian dibuka dan suasana sudah kembali kondusif.

Menurut Solsolay, meski ruangannya sempat disegel, Pelayanan publik di kantor negeri tetap berjalan, karena hal itu merupakan tugas dan tanggungjawab yang diembannya, selaku Pj. Kepala Pemerintahan Negeri Urimessing.

“Pelayanan Publik tetap berjalan seperti biasa, tidak boleh pelayanan publik kita hentikan hanya karena ulah beberapa oknum,” tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved