Breaking News:

Global

Korea Selatan Konfimasi Kasus Pertama Cacar Monyet, Pasien Tunjukan Gejala saat Tiba dari Jerman

Setelah kemunculan kasus pertama cacar monyet, Korea Selatan berjanji untuk memperkuat sistem pemantauan dan responsnya, sebagaimana dilansir Reuters.

Editor: Adjeng Hatalea
(Shutterstock.com)
Ilustrasi Cacar Monyet(Shutterstock.com) 

SEOUL, TRIBUNAMBON.COM – Korea Selatan mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet (monkeypox) di negara tersebut pada Rabu (22/6/2022).

Setelah kemunculan kasus pertama cacar monyet, Korea Selatan berjanji untuk memperkuat sistem pemantauan dan responsnya, sebagaimana dilansir Reuters.

Kasus pertama cacar monyet di sana adalah seorang warga negara Korea Selatan yang kini dirawat di Pusat Medis Incheon.

Awalnya, dia menunjukkan gejala saat memasuki Korea Selatan dari Jerman pada Selasa (21/6/2022).

Setelah dites, dia dinyatakan positif.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) tidak merinci informasi individu pasien cacar monyet tersebut.

Setelah muncul kasus cacar monyet pertama, KDCA menaikkan tingkat kewaspadaan menjadi "hati-hati", level kedua dari sistem empat tingkat di negara itu.

KDCA akan meningkatkan pemantauan dengan menunjukkan area yang memerlukan manajemen karantina yang diperkuat, terutama di antara orang-orang dari negara-negara di mana cacar monyet sering terjadi.

Bencana Kelaparan Global akan Paksa Barat Cabut Sanksi atas Perang di Ukraina

“KDCA telah mendorong untuk menggunakan vaksin dan perawatan yang aman dan terus memperluas kemampuan pengujian diagnostiknya,” kata Komisaris KDCA Peck Kyong-ran.

“Mereka yang telah terpapar (virus cacar monyet) melalui kontak fisik dengan pasien yang dikonfirmasi, mereka yang berisiko sedang atau tinggi, akan menerima vaksinasi dengan persetujuan mereka,” tutur Peck.

Sebelumnya, KDCA melaporkan dua kasus dugaan virus cacar monyet. Salah satu kasus adalah warga negara asing yang masuk Korea Selatan pada Senin (20/6/2022) dengan gejala lecet-lecet dan sakit tenggorokan.

Setelah dites, warga negara asing tersebut dinyatakan negatif dan didiagnosis dengan penyakit lain. Namun KDCA tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Secara terpisah, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol memerintahkan otoritas kesehatan untuk meningkatkan manajemen karantina bagi pendatang asing di bandara.

“Dan sepenuhnya siap untuk mendistribusikan vaksin dan perawatan ke bidang medis,” tutur Yoon. Pada Juni, Korea Selatan menetapkan cacar monyet sebagai penyakit menular tingkat dua berdasarkan sistem empat tingkatnya.

(Kompas.com / Danur Lambang Pristiandaru)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved