Cuaca Ekstrem Maluku
13 Rumah Warga Kena Longsor, Wattimena Sebut Belum Diperlukan Evakuasi
Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengamati situasi dan kemungkinan longsor sus
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 13 rumah warga terkena longsor akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Ambon seharian penuh, Minggu (19/6/2022) kemarin.
Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengamati situasi dan kemungkinan longsor susulan tipis, sehingga belum diperlukan evakuasi warga.
“Tergantung situasinya, kalau misalnya bisa kemungkinan terjadi longsor lebih besar ya harus kita ungsikan. Tapi ada juga yang sedikit terkena dan kemungkinan longsor berikutnya ya itu kita tetap disitu tapi diberikan bantuan tanggap darurat, makanan, minuman” kata Wattimena kepada Wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (20/6/2022).
Sejauh ini, lanjutnya, BPBD maupun Dinas Sosial telah turun mendata, dan memberikan bantuan yang dibutuhkan warga.
Baca juga: BPBD Catat 15 Musibah Terjadi dalam 24 Jam akibat Cuaca Ektrem di Ambon
Misalnya makanan, minuman, tenda, gerobak, terpal, dan kebutuhan lainnya.
“Semalam rumah-rumah yang terkena dampak langsung sudah langsung di kunjungi oleh BPBD dan dinas sosial, dan sebagainya, dan sudah diberikan bantuan tanggap darurat dan sudah diberikan,” jelasnya.
Disebutkannya, dari hasil pendataan, sebanyak 15 titik di Kota Ambon alami longsor dan juga banjir.
Seperti Ahuru, Gadihu, STAIN, Batu Merah, Batu Meja, Waihoka, Waiheru dan Soya.
Juga dua talud yang patah terjadi di Desa Passo sepanjang 30 meter dan kawasan Batu Meja.
“Kita cukup prihatin dengan kondisi curah dari minggu pagi sampai tengah malam curah hujan cukup tinggi. Dan semalam kita terus memantau ada sekitar 15 titik termasuk yg paling banyak longsor. Ada yang menimpa rumah warga ada yang tidak, semua data sudah kita kumpulkan lewat badan penanggulangan bencana,” lanjutnya.
Dia pun mengimbau setiap Kepala Desa, Lurah maupun Camat tetap siaga dan segera melapor bila ditemukan kejadian yang menimpa warga.
“Saya juga sudah menghimbau camat lurah kepala desa raja untuk tetap siaga untuk jika ada kejadian yang menimpa warga kota ambon bisa segera lapor dan koordinasi dengan dinas teknis untuk melakukan bantuan tanggap darurat. Nanti bisa dicek, semua yang terkena musibah itu sudah dijangkau oleh dinas terkait,” tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2062022-bodewin-wattimena.jpg)