Cuaca Ekstrem
BPBD Catat 15 Musibah Terjadi dalam 24 Jam akibat Cuaca Ektrem di Ambon
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat setidaknya 15 musibah terjadi dalam 24 jam terakhir akibat cuaca ektrem di Ambon.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat setidaknya 15 musibah terjadi dalam 24 jam terakhir akibat cuaca ektrem di Ambon.
Yakni, 10 bencana tanah longsor menghantam rumah warga, dua talud patah dan tiga musibah banjir.
Hal itu diutarakan Manajer Pusdalops BPBD Ambon, David Passal.
"Kurang lebih itu 15 bencana tercatat hingga saat ini," ucap David kepada TribunAmbon.com, Senin (20/6/2022).
Beberapa lokasi yang terkena longsor akibat hujan lebat selama sehari penuh antara lain Ahuru, Gadihu, STAIN, Batu Merah, Batu Meja, Waihoka dan Soya.
Baca juga: Gelombang Tinggi, Keberangkatan Sejumlah Kapal di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon Tertunda
Sedangkan dua talud yang patah terjadi di Desa Passo sepanjang 30 meter dan kawasan Batu Meja.
Sementara itu, bencana banjir terjadi di Ahuru tepat disamping Gereja Petra dan Desa Waiheru.
"Ada dua talud juga yang patah karena hujan kemarin" tandasnya
Menurut David, warga masih harus tetap waspada dalam beberapa hari ke depan.
Pasalnya, jika dilihat dari prakiraan cuaca BMKG masih akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di sejumlah wilayah Kota Ambon.
Terkhusus bagi warga yang tinggal di daerah pesisir dan lereng gunung agar mencari tempat aman sementara waktu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2062022-talud-patah.jpg)