Iringi Pemakaman Anak Ridwan Kamil: Anak-anak Sekolah Berbaris Sepanjang Tepi Jalan Bawa Mawar Putih

Iringi jenazah Eril ke peristirahatan terakhir, siswa-siswi dari berbagai sekolah berbaris di sepanjang tepi jalan Soreang genggam mawar putih.

Kolase TribunJabar.id/Kompas.com
Siswa-siswi berdiri sejak pagi untuk mengiring rombongan pengantar jenazah Eril menuju pemakaman di Islamic Center Baitul Ridwan Kampung Geger Beas, Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung. 

TRIBUNAMBON.COM - Pemakaman anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz mendapat banyak perhatian dari masyarakat Kabupaten Bandung, Bandung Jawa Barat.

Siswa-siswi menyambut rombongan pengantar jenazah Eril di sepanjang Jalan Raya Soreang.

Siswa-siswi baik dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) berbaris sambil membawa bunga mawar putih.

Mereka berdiri sejak pagi untuk mengiring rombongan pengantar jenazah Eril menuju pemakaman di Islamic Center Baitul Ridwan Kampung Geger Beas, Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung.

Tak hanya mawar putih, siswa-siswi itu juga membawa bendera merah putih.

Baca juga: Link Live Streaming Pemakaman Anak Ridwan Kamil, Diberangkatkan dari Gedung Pakuan Pukul 09.00 WIB

Baca juga: BREAKING NEWS: Jenazah Eril Tiba di Bandara Soekarno Hatta, Dijemput Atalia dan Dua Adik Almarhum

Rupanya ada makna mendalam di balik setangkai mawar putih yang digenggam masing-masing siswa ini.

Seorang siswi SMK Farmasi Bhakti Kencana Soreang, Dea Rahmawati (16) menyebut buka tersebut merupakan simbol ucapan terima kasuh dan doa yang suci.

"Kami ingin menyampaikan terima kasih dan doa dengan simbol setangkai mawar ini. Beliau sosok yang baik," ujar Dea Rahmawati kepada Kompas.com.

Siswa-siswi menyambut rombongan pengantar jenazah Eril di sepanjang Jalan Raya Soreang.
Siswa-siswi menyambut rombongan pengantar jenazah Eril di sepanjang Jalan Raya Soreang. (Kompas.com/Bagus Puji Panuntun)

Kata Dea, Eril adalah sosok pemuda yang menginspirasi banyak anak muda seusianya.

Pasalnya, tambah Dea, Eril memiliki jiwa sosial yang tinggi dan gaya yang tidak neko-neko.

"Beliau itu sederhana, jiwa sosialnya tinggi. Enggak neko-neko. Kita anak muda jujur pengen seperti dia," jelas Dea.

Tak hanya Dea, Dila Irmawati teman sekelasnya, sepakat dengan penilaian Dea terhadap sosok Eril.

Sifat-sifat inspiratif Eril itulah yang membuat anak-anak sekolah itu rela berdiri dan melantunkan doa mengiring jenazah Eril.

Dila pun berdoa agar Eril mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan kebaikan almarhum menular pada kaum muda Indonesia.

"Beliau orang baik. Semoga kebaikannya menular kepada kaum muda Indonesia. Semoga diberi tempat terbaik di sisi Allah," ucap Dila.

Baca juga: Masyarakat Diizinkan Takziah Eril, Ini Jadwal dan Aturan yang Harus Dipatuhi

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved