Sabtu, 2 Mei 2026

Dibalik Cerita Nenek Luhu, Ada Keindahan di Pantai Batu Capeo Ambon

Mitos dan cerita Nenek Luhu sangat terkenal di masyarakat Maluku. Terlebih soal Pantai Batu Capeo

Tayang:
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Alfin
Pantai Batu Capeo yang berada di kawasan Taman Makmur, Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Mitos dan cerita Nenek Luhu sangat terkenal di masyarakat Maluku.

Nenek Luhu adalah seorang tokoh yang dikisahkan hilang secara misterius menurut kepercayaan masyarakat Ambon, Maluku, Indonesia.

Konon katanya pada zaman Belanda, di Negeri Luhu, Pulau Seram, Maluku diperintah oleh seorang raja yang bernama Raja Gimelaha Luhu Tuban yang lebih dikenal dengan nama Raja Luhu.

Pada suatu ketika kekayaan Negeri Luhu didengar oleh penjajah Belanda dan merekapun menyerang negeri ini.

Semua keluarga dan rakyat tewas, hanya satu orang yang selamat yaitu Putri raja, Ta Ina Luhu.

Namun, Ta Ina Luhu dibawa ke Ambon dan dijadikan istri oleh panglima perang Belanda.

Ia sempat diperkosa hingga akhirnya melarikan diri dan sampai di kerajaan Soya.

Di sini Ta Ina Luhu hamil dan kemudian meninggalkan kerajaan ini juga.

Sampailah ia di puncak gunung, namun ternyata Ta Ina Luhu dikejar oleh pasukan dari negeri Soya.

Ketika ia hendak naik kuda, pasukan negeri Soya hendak menariknya, tapi secara gaib Ta Ina Luhu menghilang.

Kisah sang putri menjadi legenda ini, kerap dipakai orangtua untuk menakut-nakuti anak kecil yang membandel.

Orang-orang di Maluku kalau sedang turun hujan panas (hujan tapi ada terik matahari) juga tidak berani ke jalan.

Mereka percaya Nenek Luhu akan lewat dan senang mengambil anak kecil.

Ada juga cerita soal topi Nenek Luhu yang jatuh dari puncak Gunung Nona kemudian  menjadi batu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved