Breaking News:

Warga Maluku Tengah yang Hilang Saat Memanah Ikan Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Hari Ini

Proses pencarian warga Maluku Tengah yang hilang saat memanah ikan di pesisir Pantai Makariki dihentikan sementara dan dilanjutkan hari ini.

ist
Pencarian orang hilang. La Ode Husni (35), warga Negeri Haruru, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah dilaporkan hilang. 

TRIBUNAMBON.COM - Proses pencarian warga Maluku Tengah yang hilang saat memanah ikan di pesisir Pantai Makariki dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Senin (23/5/2022) hari ini.

Kepala Kantor Basarnas Ambon, Mustari  mengatakan, semua pihak telah berusaha keras untuk melakukan pencarian, namun pencarian korban belum membuahkan berhasil.

"Upaya pencarian dari masyarakat sekitar sudah dilakukan namun belum menuai hasil maksimal, hanya alat memanah ikan milik korban yang berhasil ditemukan masyarakat," kata Mustari, Minggu (22/5/2022).

Tim yang dikerahkan ke lokasi kejadian juga berusaha mencari korban.

Selain memantau dari atas air, tim juga ikut mencari di dasar laut dengan alat selam.

"Peralatan selam juga dibawa oleh tim untuk pencarian," katanya.

Baca juga: Pegawai KPU Maluku Tengah Hilang Saat Cari Ikan, Begini Kronologisnya, Tim Gabungan Masih Terus Cari

Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR berencana akan melanjutkan pencarian pada hari ini.

Sebelumnya La Ode Husni, warga Negeri Haruru, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah dilaporkan hilang.

Husni diketahui merupakan pegawai honorer di KPU Maluku Tengah.

Pria berusia 35 tahun itu hilang setelah pergi memanah ikan dengan seorang temannya di sekitar dermaga milik sebuah perusahan di Amahai pada Sabtu (21/5/2022).

Pihak keluarga sempat mencari korban tetapi tidak juga ditemukan hingga akhirnya melaporkan kejadian itu ke Basarnas Ambon.

Dari pengakuan keluarga, kata dia, korban pergi memanah ikan dengan seorang rekannya di sekitar dermaga pada Sabtu malam sekira pukul 19.00 WIT.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas Ambon, pada saat sedang memanah ikan, korban dan temannya itu terpisah sehingga teman korban memutuskan untuk naik ke permukaan air.

"Sedangkan korban tidak juga muncul hingga pagi hari," ujarnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved