Breaking News:

Maluku Terkini

Jelang Lebaran Minyak Tanah Langka, Ibu-ibu di Waenetat Pulau Buru Rela Antre Berjam-jam

Masyarakat di Desa Waenetat, Kecamatan Waeapo, Pulau Buru, kesulitan mendapatkan minyak tanah.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi
Ibu-ibu di Desa Waenetat, Kecamatan Waeapo, Pulau Buru, rela nengantre berjam-jam untuk mendapatkan minyak tanah. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Masyarakat di Desa Waenetat, Kecamatan Waeapo, Pulau Buru, kesulitan mendapatkan minyak tanah.

Karena itu, sejumlah ibu pun terlihat berdesak-desakan demi memeroleh minyak tanah.

Bapak-bapak hingga anak-anak pun terlihat mengantre dengan membawa jeriken ukuran lima liter.

Selesai tarawih, mereka sudah terlibat mengantre di salah satu pangkalan minyak tanah, PT. Burmalindo Sejahtera Abadi, tepatnya di depan Polsek Waeapo.

Baca juga: Dear Bupati, Ruas Jalan di Desa Parbulu Pulau Buru Rusak Parah

Perjuangan mereka begitu berat. Mereka harus mengantre dua hingga tiga jam demi mendapat minyak tanah satu jeriken.

Salah seorang warga, Hadija Alkatiri Serang (55) mengaku, mereka tetap harus mengantre meski sudah memesan tiga hari sebelumnya.

Terlebih lagi, minyak tanah tersebut hanya dijual dua kali dalam seminggu

"Kita juga sudah menitip jeriken dari tiga hari kemarin, karena pangkalan ini menjualnya dua kali dalam satu minggu," ucapnya.

Dia pun berharap, ketersediaan minyak tanah bisa lancar seperti sedia kala terlebih sudah mendekati Lebaran Idul Fitri.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved