Partai Demokrat Tolak Wacana Presiden 3 Periode: SBY Taat Asas, Pro Demokrasi, Patuh pada Konstitusi
Seiring dengan munculnya isu tersebut, kini mulai beredar kabar bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan maju kembali sebagai calon presiden (capres
Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
TRIBUNAMBON.COM - Wacana jabatan presiden tiga periode masih terus bergulir.
Munculnya isu tersebut, kini mulai beredar kabar bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan maju kembali sebagai calon presiden (capres) 2024.
Politisi Partai Demokrat Kamhar Lakumani buka suara terkait kabar tersebut.
Ia mengatakan bahwa Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY kemungkinan tidak akan maju kembali sebagai capres 2024.
Hal tersebut ditegaskannya untuk menanggapi soal survei Institute Riset Indonesia (INSIS) terkini menunjukkan SBY berpeluang kembali ikut serta pada kontestasi Pilpres menyusul wacana amendemen konstitusi.
"Jadi Pak SBY orangnya sangat taat asas, dan pro demokrasi serta patuh terhadap konstitusi. Jadi tidak mungkin tertarik," kata Kamhar .
Kamhar mengemukakan, SBY juga berulang kali menyampaikan tidak akan mengotak-atik konstitusi terkait penambahan masa jabatan presiden.
Hal tersebut bahkan disampaikannya ketika masih menjabat sebagai kepala negara atau Presiden ke-6 RI.
"Beliau menyadari bahwa kekuasaan itu menggoda, tetapi kita tidak boleh terlena atau terjebak untuk masuk pada jebakan godaan kekuasaan tadi untuk kemudian melanggengkan kekuasaan," ucap dia.
Baca juga: Pasangan Anies-AHY Dinilai Miliki Peluang saat Pilpres 2024
Lebih lanjut, Kamhar menambahkan bahwa Partai Demokrat tegas menolak wacana presiden tiga periode.
Hal itu, lanjut dia, disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Partai Demokrat sendiri sudah sangat tegas disampaikan oleh Mas Ketum AHY kita menolak amendemen konstitusi untuk penundaan pemilu atau penambahan masa jabatan presiden dan presiden 3 periode, itu kita tolak," tegas Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat itu.
Sebelumnya diberitakan, hasil survei lembaga INSIS terkini menunjukkan bahwa SBY berpeluang kembali ikut serta pada kontestasi Pilpres 2024.
Peneliti Senior INSIS Dian Permata mengatakan, peluang tersebut muncul lantaran wacana perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode masih bergulir dan belum disetop.
"Jika wacana itu tidak disetop dan lolos ke MPR, maka secara otomatis tiket presidensi SBY yang sudah expired akan hidup lagi. Soal, apakah SBY mau menggunakan, itu soal lain," kata Dian dalam keterangannya, Minggu (17/4/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ketua-majelis-tinggi-partai-demokrat-susilo-bambang-yudhoyono-sby.jpg)