Breaking News:

Partai Demokrat Tolak Wacana Presiden 3 Periode: SBY Taat Asas, Pro Demokrasi, Patuh pada Konstitusi

Seiring dengan munculnya isu tersebut, kini mulai beredar kabar bahwa  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan maju kembali sebagai calon presiden (capres

Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

TRIBUNAMBON.COM - Wacana jabatan presiden tiga periode masih terus bergulir.

Munculnya isu tersebut, kini mulai beredar kabar bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan maju kembali sebagai calon presiden (capres) 2024.

Politisi  Partai Demokrat Kamhar Lakumani buka suara terkait kabar tersebut.

Ia mengatakan bahwa Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY kemungkinan tidak akan maju kembali sebagai capres 2024.

Hal tersebut ditegaskannya untuk menanggapi soal survei Institute Riset Indonesia (INSIS) terkini menunjukkan SBY berpeluang kembali ikut serta pada kontestasi Pilpres menyusul wacana amendemen konstitusi.

"Jadi Pak SBY orangnya sangat taat asas, dan pro demokrasi serta patuh terhadap konstitusi. Jadi tidak mungkin tertarik," kata Kamhar .

Kamhar mengemukakan, SBY juga berulang kali menyampaikan tidak akan mengotak-atik konstitusi terkait penambahan masa jabatan presiden.

Hal tersebut bahkan disampaikannya ketika masih menjabat sebagai kepala negara atau Presiden ke-6 RI.

"Beliau menyadari bahwa kekuasaan itu menggoda, tetapi kita tidak boleh terlena atau terjebak untuk masuk pada jebakan godaan kekuasaan tadi untuk kemudian melanggengkan kekuasaan," ucap dia. 

Baca juga: Pasangan Anies-AHY Dinilai Miliki Peluang saat Pilpres 2024

Lebih lanjut, Kamhar menambahkan bahwa Partai Demokrat tegas menolak wacana presiden tiga periode.

Hal itu, lanjut dia, disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

" Partai Demokrat sendiri sudah sangat tegas disampaikan oleh Mas Ketum AHY kita menolak amendemen konstitusi untuk penundaan pemilu atau penambahan masa jabatan presiden dan presiden 3 periode, itu kita tolak," tegas Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat itu.

Sebelumnya diberitakan, hasil survei lembaga INSIS terkini menunjukkan bahwa SBY berpeluang kembali ikut serta pada kontestasi Pilpres 2024.

Peneliti Senior INSIS Dian Permata mengatakan, peluang tersebut muncul lantaran wacana perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode masih bergulir dan belum disetop.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved