Breaking News:

Emas di Gunung Botak

Aparat Gabungan Sisir Tambang Ilegal Gunung Botak-Pulau Buru, Tenda Milik Penambang Dibakar

Dirinya menjelaskan, penertiban tersebut berdasarkan perintah pimpinan, agar harus bersihkan dan tertibkan seluruh aktivitas PETI di gunung botak.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Penertiban tambang ilegal Gunung Botak - Pulau Buru; puluhan tenda milik penambang dibakar, Sabtu (2/4/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan tenda milik penambang di tambang emas ilegal Gunung Botak, Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru dimusnahkan personil gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP.

Pemusnahan tenda tersebut dengan cara dibakar, Sabtu (2/4/2022).

Pantauan TribunAmbon.com, di lapangan pukul 15:33 WIT, masih ada sejumlah tenda yang belum dibakar, lantaran cuaca buruk dan hujan deras yang mengguyur lokasi tersebut.

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan penertiban, atau pembersihan lokasi tambang ilegal gunung botak, karena disinyalir banyak penambang sudah liar," kata Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Pulau Buru, AKP Uspril W. Futwembun, saat diwawancarai TribunAmbon.com, Sabtu siang.

Baca juga: Malam Nanti Tarawih Pertama, Jalanan Kota Ambon Terpantau Sunyi

Baca juga: Besok Ramadan, 48 Liter Sopi Masuk Ambon, Disita Polisi dan Dibuang ke Laut 

Dirinya menjelaskan, penertiban tersebut berdasarkan perintah pimpinan, agar harus bersihkan dan tertibkan seluruh aktivitas PETI di gunung botak.

"Ini kegiatan gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP, serta didukung oleh masyarakat adat setempat," ucapnya.

Dia berharap, warga di Gunung Botak segera meninggalkan lokasi pertambangan.

"Kami menghimbau kepada semua masyarakat, bahwa PETI ini mencemari lingkungan dan sangat berbahaya bagi generasi, oleh sebab itu harus ditertibkan, sehingga tidak ada lagi PETI, karena melanggar hukum, apalagi menjelang bulan suci Ramadan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved