Korban Trading Quotex Mengaku Tergiur Lihat Doni Salmanan Pamer Harta, Ternyata malah Kalah dan Rugi
Doni Salmanan kerap mengunggah video memperlihatkan kehidupannya yang mewah, ia mengatakan kekayaannya itu hasil dari hasil trading di Quotex.
Penulis: Fitriana Andriyani | Editor: sinatrya tyas puspita
Setelah Indra Kenz, Doni Salmanan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas kasus judi online.
Doni Salmanan diduga terlibat dalam kasus penipuan berkedok trading binary option.
Hal tersebut dikonfirmasi Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.
"Sudah ada laporannya," Ramadhan kepada Tribunnews.com, Rabu (2/3/2022).
Kasus tersebut, kata Ramadhan masih dalam proses penyelidikan.
Namun, ia tak menjelaskan secara detail terkait proses penyelidikan kasus tersebut.
"Masih dalam lidik," lanjutnya.
Baca juga: Ahmad Sahroni Komentari Video Viral Indra Kenz, Buntut dari Tuhan Bingung Ubah Nasibnya Miskin Lagi
Baca juga: Indra Kenz ke Luar Negeri dan Tak Jadi Diperiksa, Korban Binomo Gelar Unjuk Rasa Hari Ini
Secara terpisah, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan menuturkan Doni Salmanan akan diperiksa oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Sebab, kata Whisnu, pihak pelapor melaporkannya bukan pada Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus.
Namun demikian, kasus dugaan penipuan tetap diproses dengan baik dan sesuai aturan.
"Korbannya melapor ke sana, jadi di Siber. Sama aja," kata Whisnu.
Lebih lanjut, Whisnu menyatakan dalam kasus Binomo yang ditangani pihaknya juga mengarah ke dua affiliator lainnya selain Indra Kenz.
Baca juga: Indra Kenz Sampaikan Permintaan Maaf untuk Korban Binomo
Baca juga: Pacar Indra Kenz Segera Diperiksa Terkait Kasus Binomo, Pernah Ngaku Terima Rp 2 Miliar per Bulan
Akan tetapi, sampai saat ini prosesnya masih dalam tahap pemeriksaan saksi.
Berdasarkan informasi, dua affiliator yang sedang didalami keterlibatannya berinisial PS dan EL.
Mereka diduga terkait dengan kasus Binomo.
"Saya juga ada pengembangan untuk tersangka afiliator lain, tapi saat ini saksinya masih kita dalami. Ya di kita mungkin ada 2 lagi, dari keterangan saksi ya," pungkasnya.
(TribunAmbon.com/Fitriana Andriyani)